Watu Jali, Hutan Pines Perhutani di Desa Somagede, Kebumen yang "Disulap" Jadi Taman | Bhayangkara Nusantara

Watu Jali, Hutan Pines Perhutani di Desa Somagede, Kebumen yang “Disulap” Jadi Taman

 499 total views

MENAKJUBKAN, pemuda pemudi Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen yang tergabung dalam kelompok Pemuda Karang Taruna “Rukun Sentosa” mengubah hutan Pines milik Perhutani menjadi Taman Watu Jali.

Ketua Karang Taruna Somagede, Waris mengatakan, dengan digulirkannya program strategis Kabupaten Kebumen yang salah satunya mengenai optimalisasi pariwisata, maka pihaknya memiliki pemikiran untuk menggali potensi wisata di wilayah Desa Somagede.

“Di Somagede ini ada lokasi yang dinilai bisa dijadikan tempat wisata. Masyarakat sini biasanya menyebut Watu Jali. Lokasi ini merupakan lokasi hutan Pines milik Perum Perhutani,” ungkapnya.

Dengan sebutan Watu Jali tersebut, lanjut Waris, pihaknya mengambil nama Taman Watu Jali yang digunakan sebagai destinasi wisata kuliner dan edukasi yang kelak bisa menjelma wisata desa.

Ketua Karang Taruna Somagede, Waris mengatakan, dengan digulirkannya program strategis Kabupaten Kebumen yang salah satunya mengenai optimalisasi pariwisata, maka pihaknya memiliki pemikiran untuk menggali potensi wisata di wilayah Desa Somagede.

Baca Juga:  Tragis... Dua Anak Tenggelam di Sungai Lowereng Desa Semali Sempor, Kondisi Meninggal
Baca Juga:  Peringati HUT ke 75 RI, Ini Pesan Pimpinan Pondok Pesantren Sirojul Waalidain untuk Santri

“Lokasi Taman Watu Jali ini sangat mudah dijangkau dengan jalan aspal masuk Desa Somagede. Para pengunjung bisa menikmati alam yang masih alamiah. Selain itu, tentunya ke depan kita rencanakan adanya berbagai penambahan fasilitas edukasi,” jelasnya.

Taman Watu Jali ini, tambah Sutarman selaku pengelola wisata Taman Watu Jali, hanya memerlukan beberapa sentuhan dan penambahan fasilitas bermain. Ua berharap pemerintah Desa Somagede dan dinas terkait turut membantu terkait pembangunannya.

“Saat ini, Taman Watu Jali telah cukup mengundang orang-orang datang. Beberapa pelajar serta remaja telah meramaikan lokasi tersebut untuk berswafoto. Bahkan ada juga yang berfoto praweding, Tentunya tanpa mengubah konsep alam dan fungsi hutan ini sendiri,” pungkasnya.

Fitri dan Nur salah satu pengunjung ia sangat senang dan tempatnya nyaman cocok untuk menenangkan pikiran dan buat berkumpul bersama keluarga,

Waris menambahkan, di sebelah Taman Watu Jali juga bukit bukit yang sangat indah. Hal itu menambah kesan alamiah dan sejuk bagi siapapun yang berkunjung.

“Para pengunjung akan dimanjakan dengan menu makanan tradisional, seperti, mendoan, gado-gado, tahu lontong, dan sebagainya. Di Taman Watu Jali ini sementara ini sudah ada beberapa lapak penjual. Mereka yang berjualan dari warga sekitar merasa terbantu adanya wisata ini,” ucap pria yang akrab disapa Mbah Sutarman BBS. Ahmad/Sutarman – Kebumen

Komentar Anda
+1
0
+1
2
+1
5
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0