Waspadai Klaster Baru Penyebaran Covid-19 Jelang Pilkada, Natal dan Tahun Baru | Bhayangkara Nusantara

Waspadai Klaster Baru Penyebaran Covid-19 Jelang Pilkada, Natal dan Tahun Baru

 255 total views

BAKAL terjadinya peningkatan aktivitas masyarakat di bulan Desember yakni jelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember dan perayaan Natal serta Tahun Baru perlu diwaspadai, terutama masyarakat Sangihe untuk tetap lebih memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

Semua pihak yang berkompeten diharuskan bersikap tegas dalam penanganan kasus Covid-19. Para petugas harus lebih maksimal mengantisipasi munculnya klaster baru. Demikian disampaikan sejumlah warga Tahuna kepada bhayangkaranusantara.com, Rabu (2/11/20).

Mereka sangat berharap ada upaya-upaya antisipatif dari semua pihak yang berkompeten agar dapat mencegah munculnya klaster baru di bulan Desember ini.

Baca Juga:  Terpapar Covid Meningkat Tajam Sepekan Terakhir, Bupati Klaten Terbitkan Perbup Prokes
Baca Juga:  Camat Bojong Sebut Kades Cikeris Tukang Sulap Profesional

Terkait masalah ini, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kepulauan Sangihe Rivo Pudihang kepada bhayangkaranusantara.com mengatakan, penerapan protokol kesehatan dalam tatanan kehidupan baru (new normal) jangan pernah diabaikan, mengingat adanya penambahan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Sangihe.

Selain itu menurut Pudihang, sudah ada surat edaran Gubernur terkait kewaspadaan terhadap klaster baru di bulan Desember, sehingga perlu diingatkan dalam pelaksanaan perayaan jelang Natal dan Tahun Baru masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 juga menghindari klaster baru.

Rivo Pudihang juga menambahkan, selain adanya edaran Gubernur di atas juga ada penegasan dari Kementerian Agama Republik Indonesia sehubungan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru dalam menghindari penyebaran Covid-19.

Diimbau agar masyarakat dalam melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru harus tetap mentaati protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. “Kalau boleh dihindari pertemuan pertemuan yang mendatangkan banyak orang dan kurangi jumlah peserta,” jelas Pudihang. Adrianto – Sangihe

Komentar Anda
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0