Warning ! “Lalat Dan Rambut”  Jadi Hidangan Tambahan Di Resto Sea Food Dan Dabu-Dabu Lemon, Apakah Mungkin ?

MANADO,- Dugaan pemerasan sebagaimana yang dituduhkan Penyidik Polresta Manado dan pihak pengelolah restoran Sea Food dan dabu-dabu lemon yang terletak dibilangan boulevard II Tuminting, Manado terhadap lima oknum wartawan, dinilai prematur oleh salah-satu pakar hukum pidana.

Dan hal ini bukan hanya menjadi persoalan tersendiri buat penyidik dalam mengani kasus ini disatu sisi sementara di-pihak lain akan berimbas pada menurunnya pelanggan bahkan lebih dari itu terancam pencabutan izin oleh pihak Pemerintah Kota Manado.

Karena ini  menyangkut  hegienitas dan kebersihan hidangan yang harus harus di pastikan bebas dari unsur dan atau zat berbahaya, dan jika kemudian terlanjur di komsusi akan berakibat terancamnya kesehatan pelanggan.

Sementara itu kasus di temukannya lalat dan rambut di makanan dan minuman bukan cuma membuat calon pelanggan mengurungkan niatnya mengunjungi restoran sea food dabu-dabu lemong yang terletak dibilangan boulevard II tuminting, manado.

Tapi juga ini jadi warning dan tanda awas bagi siapa saja agar lebih selektif lagi dalam memilih rumah makan/restoran, di-pastikan benar-benar terjamin aspek higienitas, kebersihan hidangan termasuk bebas dari unsur-unsur berbahaya,” sebut Paransi.

Dia menambahkan, higienitas, kebersihan menjadi sesuatu yang penting, hakiki dan prinsipil sebagaimana di-atur dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor : 1098/MENKES/SK/VII/2003 tentang, Persyaratan Higiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran.

Berbanding terbalik dengan layanan pihak pengelolah restoran sea food dan dabu-dabu lemong yang diduga abai dalam menaati aturan tentang higiene dan kebersihan hidangan dan bakal menjadi preseden buruk buat pengelolah ketika persoalan ini mengemuka dan terkuak ke publik akibat di-temukannya lalat dan rambut di makanan yang di sajikan.

Persoalan ini tidak boleh didiamkan begitu saja, Pemerintah kota (Pemkot) dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Manado diminta menindak tegas terhadap kelalaian yang dilakukan pihak pengelolah sesuai dengan aturan yang berlaku

Baca Juga:  Polres Blitar Kota, TNI Dan Satpol PP Gelar Razia Kos di Kota Blitar Jelang Ramadan

Beragam komentar pun dilayangkan sejumlah pihak menyoroti adanya dugaan di temukannya benda hitam di minum yang tersaji yang diduga menyerupai se-ekor lalat termasuk seutas rambut didalam makanan, mereka pun berkelakar, mungkin saja “lalat dan rambut” jadi hidangan tambahan di resto sea food yang terletak dibilangan boulevard II Tuminting, Manado.

Penulis
(John Lalonsang

Komentar Anda