Warga Sampit Geger... Anak Ini Ditemukan Terlantar Penuh Luka... Korban KDRT | Bhayangkara Nusantara

Warga Sampit Geger… Anak Ini Ditemukan Terlantar Penuh Luka… Korban KDRT

 370 total views

WARGA Sampit digegerkan dengan ditemukannya seorang anak kecil dalam keadaan banyak luka di tubuhnya yang mengaku akibat selalu dipukuli kedua orangtuanya, Minggu pagi (23/8/20).

Kejadian berawal dari penjual gorengan, warga Jl. Kopi Selatan, Kecamatan MB. Ketapang Sampit, yang menjadi saksi saat melihat seorang anak perempuan berusia sekitar 6 tahun, sebut saja Bunga, yang ketika itu mendatanginya.

Saat pertama kali datang, anak ini dalam keadaan sangat menyedihkan, terlihat tidak terawat. Bahkan banyak memar pada bagian wajahnya. Setelah ditanya ia mengaku tinggal di daerah Kecamatan Baamang Sampit, namun setelah ditanya lebih lanjut mengapa badannya penuh luka memar, Bunga mengaku karena sering dipukuli ibu kandung dan bapak tirinya.

Sedangkan keberadaannya di tempat tersebut, waktu itu ia diantar kedua orangtuanya yang mau mengunjungi neneknya, namun di ujung jalan kedua orangtuanya menyuruhnya berjalan sendiri.

Kejadian ini tersiar dengan cepat, sehingga banyak warga berdatangan dan menanyai anak kecil tersebut. Warga melihat keadaan Bunga yang nampak sangat tidak terawat. Bagian wajahnya penuh luka memar hingga ke bagian matanya, tangan kirinya terlihat bengkok dan bengkak dibalut kain, pada bagian punggung dan kakinya pun ditemukan banyak memar membiru.

Dari keterangannya, diketahui Bunga mengalami hal ini lantaran habis dipukuli ayah tirinya Anto dan ibu kandungnya sendiri. Kabar tentang penemuan anak kecil tersebut kemudian disampaikan ke Polres Kotim.

Tak menunggu lama, Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si melalui KasatReskrim Polres Kotim AKP Zaldy Kurniawan, SH, S.I.K, MH bersama anggota piket langsung bergerak menuju ke TKP ditemukannya anak kecil yang diduga telah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga tersebut.

Baca Juga:  Moment Mesra dan Kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri di Pendopo Kabupaten Bangkalan

Setelah tiba di TKP penemuan, polisi melakukan pengumpulan informasi keterangan, dan benar adanya Bunga telah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan kedua orangtuanya.

Tindakan awal yang dilakukan polisi membawa Bunga ke RSUD dr. Murdjani untuk dilakukan visume et repertum dan perawatan lebih lanjut, sementara terhadap kedua orangtuanya juga dilakukan pengejaran yang telah menganiaya dan menelantarkan anaknya yang masih di bawah umur.

Dalam keterangannya Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si yang melihat langsung kondisi korban saat dirawat di ruang ICU RSUD dr. Murdjani Sampit menyatakan sangat prihatin atas keadaan yang dialami korban yang masih di bawah umur, yang seharusnya mendapat perawatan dan kasih sayang kedua orangtuanya.

Adapun penanganan atas kasus dugaan kekerasan rumah tangga terhadap anak di bawah umur ini untuk sementara difokuskan kepada perawatan penyembuhan luka-luka fisik yang dialami serta pemulihan psikis korban, dan prioritas selanjutnya proses lidik dan sidik tuntas. Rahmat – Humas Polda Kalteng

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1