Warga Desak Kejari Minut Usut Oknum Kades Tontalete Rok Rok

 246 total views

DUGAAN penyalahgunaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2017, 2018, 2019 dan 2020 oleh oknum Hukum Tua Desa (Kades) Tontalete Rok Rok berinisial SHP alias Selvi akhirnya bermuara di Kejaksaan Negeri Minahasa Utara (Mini) Aermadidi.

Laporan itu sendiri disampaikan warga dan diterima Kepala Seksi (Kasie) Intel Kejari Minut, Eka Polimpong, Minggu 16 April 2020 lalu. “Kami meminta pihak Kejari Minut (Minanasa Utara) segera menangkap dan memproses oknum Hukum Tua sesuai hukum yang berlaku,” kata warga.

Baca Juga:  Proyek Padat Karya P3A Desa Rancamulya Dipertanyakan, Tak Sesuai Spesifikasi?
Baca Juga:  Kapolda Sulut Diminta Seriusi Dugaan Korupsi Pembangunan Menara Alfa Omega Tomohon

Dalam rilis laporan antara lain menyebutkan seputar pembuatan jalan paving, drainase, dan plat deker sepanjang jalan masuk dan jalan Perumahan The Seaview Residence yang dulunya Perumahan Tamporok dari tahun 2016, 2017 bersumber dari Dana Desa.

Sepatutnya jalan dimaksud masih dalam kewenangan pihak developer, belum menjadi tanggungjawab pemerintah karena belum diserahkan kepada pemerintah daerah.

Kegiatan yang sama dilakukan secara berulang-ulang setiap tahun, meski kegiatan itu berada di lokasi yang sama, yaitu pembuatan paving di lokasi pekarangan Paud Jaga IV seluas 599,5 m2 dengan anggaran Dana Desa Tahun 2020 sebesar Rp. 148.014.900,-

Selanjutnya dianggarkan dana penanggulangan bencana sebesar Rp. 60,899,150 dari pos Dana Desa Tahun 2020, untuk BUMDes dari Tahun 2017 sebesar Rp. 50.000.000, Tahun 2018 sebesar Rp. 100.000.000 dan Tahun 2019 sebesar Rp. 41.550.100.

Semisal pada tahun 2018, bimtek/pengenalan Teknologi Tepat Guna untuk pertanian/peternakan sebesar Rp. 15.645.000,- Tahun 2019 ada Kegiatan Pengembangan Sarana Prasana Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi sebesar Rp. 32.838.000.

Selain itu tahun 2017 digelar pelatihan Kapasitas Usaha Ekonomi Produktif Usaha Kripik sebesar Rp. 15.020.668, dan hal ini tidak dikembangkan serta terus berlangsung dari tahun ke tahun.

Tahun 2018 kegiatan pelatihan Kerajinan Tangan senilai Rp. 20.000.000, tahun 2018 selanjutnya Pengembangan Teknologi Tepat Guna yaitu Pembuatan Pengelolaan Asap Cair senilai Rp. 56.000.000,-

Selanjutnya tahun 2019 Pelatihan dan Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan senilai Rp.85.295.905.,- tahun 2019 ada Pelatihan Pengelolaan BUMDes yang diselenggarakan oleh Pemdes sebesar Rp. 10.100.000,-

Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp. 187.200.000,- juga diduga tak sesuai dengan penerima bantuan, penerima sekitar 52 orang, diterima dalam 6 kali yaitu 3 kali Rp. 600.000, dan 3 kali Rp. 300.000, total keseluruhan sekitar Rp. 140.400.000,

Dalam hal penerimaan BLT, ada sekitar 10 orang yang sudah menerima dana BLT dari Dana Desa dan ternyata 10 orang tersebut nama mereka keluar di BST (Bantuan Sosial Tunai) yang diterima di Kantor Pos.

Penerima manfaat ini dipanggil oleh Hukum Tua untuk membuat pernyataan bahwa mereka akan mererima dana BST dan akan mengembalikan dana BLT yang mereka terima.

Baca Juga:  Investigasi Gudang Mencurigakan, Empat Wartawan Puskominfo Indonesia di Jawa Timur Disekap, Kamera Dirampas Penjaga

Para penerima manfaat pun sudah menerima dan telah memgembalikan uang dimaksud, namun mereka tidak tahu kalau dana tersebut sudah dikembalikan Hukum Tua kepada negara atau disimpannya.

Namun Hukum Tua Desa Tontalete menepis tudingan tersebut. Menurut SHP, duit yang diberikan kepada 10 orang tersebut adalah uang pribadinya sehingga mereka harus mengembalikan uang itu.

Tahun 2020 kegiatan yang sama kembali terulang yakni, pembuatan jalan paving masuk Perumahan The Seaview Residence senilai Rp. 293.684.200,- sumber dana dari Dana Desa dengan volume pekerjaan, panjang 267 meter lebar 4 meter.

Oknum Hukum Tua Desa Tontalete Rok Rok membantah tudingan warga. “Semua itu tidak benar, penggunaan dana desa dilakukan sesuai juknis,” kilahnya.

Terlebih saat ditanya seputar pembuatan jalan paving yang masuk areal perumahan Seaview Garden oknum Hukum Tua tak memberi tanggapan apa pun. John-Sulut

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0