VAP, Terduga Koruptor dari Minut Ditangkap Tim Penyidik Aspidsus Kejati Sulut dan Tabur Kejagung | Bhayangkara Nusantara

VAP, Terduga Koruptor dari Minut Ditangkap Tim Penyidik Aspidsus Kejati Sulut dan Tabur Kejagung

 671 total views

TIM Penyidik Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Aspidsus Kejati Sulut) melakukan penangkapan terhadap terduga koruptor Vonnie Panambunan VAP alias Vonnie, Selasa, (27/4/21) sekitar pukul 17.00 WIB.

Terduga koruptor ini ditangkap berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Nomor: Print – 415 /P.1/Fd.1/04/2021 tanggal 27 April 2021, di Jakarta.

Tersangka ditangkap Tim Penyidik Aspidsus Kejati Sulut bersama Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung RI (Kejagung) dibantu Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Tangerang.

Baca Juga:  Pegawai Kejati Sulut Lakukan Rapid Test Random
Baca Juga:  Polrestro Jakarta Timur Ungkap Kasus Penjambretan, Pelaku Empat Orang Korbannya Wanita Prajurit TNI

Tersangka ditangkap lantaran tidak memenuhi panggilan Tim Penyidik dimana yang bersangkutan telah dipanggil secara patut sebanyak 3 kali untuk diperiksa sebagai saksi dan tersangka.

Setelah dilakukan penangkapan, tersangka VAP oleh Tim Penyidik Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, selanjutnya pada sekitar pukul 02.30 WIB ia dibawa Tim Penyidik ke Manado dengan menumpang maskapai penerbangan Batik Air ID 6274.

Tersangka VAP ditetapkan sebagai tersangka sejak 15 Maret 2021 berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Nomor: B-298/P.1/Fd.1/03/2021 dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan Proyek Pemecah Ombak/Penimbunan Pantai Desa Likupang II pada Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Utara Tahun Anggaran 2016.

Dari proyek itu total kerugian negara sebesar Rp. 6.745.468.182,-, namun pada 17 Maret 2021, tersangka VAP melalui Penasihat Hukumnya telah mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 4.200.000.000,-.

Perbuatan tersangka sebagaimana dalam sangkaan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 15 Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambahkan oleh UU No. 21 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Setelah tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, tersangka langsung dibawa ke Rutan Polda Sulut untuk dilakukan penahanan oleh Tim Penyidik Kejati Sulut selama 20 hari terhitung mulai 28 April 2021 sampai dengan 17 Mei 2021.

Penangkapan tersangka VAP oleh Tim Penyidik Kejati Sulut dipimpin langsung Ledrik V. M. Takaendengan, SH, MH selaku Koordinator pada Kejati Sulut, Saor Simorangkir, SH, MH, Kepala Seksi Penyidikan pada Aspidsus Kejati Sulut, Sterry F. Andih, SH, MH, Kasi A pada Asintel Kejati Sulut, dan Satgass Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (P3TPK) Kejati Sulut Alexander Sulung, SH, MH, Maryanti Lesar, SH, dan Cristyana Olivia Dewi, SH.

VAP alias Vonnie Panambunan merupakan mantan Bupati Kabupaten Minahas Utara (Minut) dan pada tahun 2020 sempat menjadi calon pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara. Bert – Sulut

Komentar Anda
+1
0
+1
2
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0