Usai Upacara Peringati Hari Jadi Bangkalan, Zaezura “Bablas” Salurkan Bantuan Terdampak Covid

 335 total views,  1 views today

USAI Upacara memperingati Hari Jadi Kabupaten Bangkalan ke 489th Senin, (26/10/20), istri Bupati Bangkalan, Zaenab Zuraidah Latif, SE langsung ‘bablas’ menyalurkan bantuan pemerintah terdampak Covid-19.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan ini membagikan sebanyak 100 paket sembako didampingi Ketua Dharmawanita yang juga isteri Sekda Kabupaten Bangkalan Ny. Susilorini Wijayanti Taufan Zs.

Zaenab kali ini memberikan bantuan tersebut kepada para guru PAUD berdasarkan data yang didapat dari Ketua Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Usia Dini (Himpaudi), Nurul Annisjah,S.Pd, M.Si, yang mendampingi secara langsung pemberian simbolis di empat kecamatan, di antaranya Kecamatan Bangkalan, Arosbaya, Klampis dan Kecamatan Sepulu.

Baca Juga:  Gelar Baksos di Desa Ini, Zaezura Merasa Pulkam

Dalam giat ini, sosok yang akrab disapa Zaezura ini berkunjung langsung ke kediaman para guru PAUD tersebut. Ia menyisir dari sisi Selatan menuju Utara Bangkalan. Dimulai dengan memberikan kepada guru PAUD di Kelurahan Pejagan Kecamatan Bangkalan, Kecamatan Arosbaya didampingi langsung Ketua TP-PKK Kecamatan Arosbaya Irma Widyasari dan Ketua TP-PKK Desa Tengket Moniyah.

Sedangkan di Kecamatan Klampis didampingi Ketua TP-PKK Desa Klampis Barat Iva Nur Aida, Kecamatan Sepuluh Ketua TP-PKK Kecamatan Fatmawati dan Ketua TP-PKK Desa Prancak sepuluh Hj. Maimuna.

Pada kesempatan itu Zaezura berpesan kepada seluruh guru pengajar khususnya PAUD untuk berperan aktif dalam tumbuh kembang seorang anak dan pembentukan karakter, karena guru PAUD memiliki sumbangsih terbesar dalam memberikan pondasi mental karakter kepada anak.

Di sisi lain, Zaezura salut dan bangga kepada para guru PAUD di usia muda yang masih mau berjuang berdedikasi untuk mengajar menjadi guru pengajar, karena tidak banyak pemuda mau mendedikasikan sebagai pengajar.

“Meskipun di dalam dirinya masih penuh dengan keterbatasan, kekurangan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tetapi dengan hati yang lapang bahagia terus semangat untuk memberikan yang terbaik dalam mendidik dan berjanji tetap mengajar dengan hati bahagia penuh dengan kesabaran untuk melahirkan peserta didik yang unggul dan berakhlaq,” tutup Zaezura. Waid – Bangkalan

Komentar Anda

+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0