TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2020 di Kecamatan Tangen, Sragen Ditutup | Bhayangkara Nusantara

TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2020 di Kecamatan Tangen, Sragen Ditutup

 260 total views

TAK dipungkiri merebaknya virus Corona banyak mempengaruhi program dan kegiatan Kodim 0725/Sragen.

Tak terkecuali TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap I Tahun 2020 di Dukuh Kayen, Desa Tangen, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Hal ini terkait adanya imbauan perintah untuk tidak mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang. Karenanya TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2020 yang dimulai (16/03/2020) lalu dibuka tanpa upacara yang melibatkan banyak orang.

Begitupun pelaksanaan penutupannya, Selasa (14/4/2020), juga tanpa adanya upacara. Hanya penandatanganan naskah penyerahan hasil pekerjaan TMMD dari Dandim Letkol Kav Luluk Setyanto, MPM Kepada Bupati Sragen yang diwakili Wabup Dedy Endriatno di ruang transit Pemkab Sragen.

Hanya 9 orang undangan yang menyaksikan penandatanganan dan tanpa ada amanat. Di antaranya Wakil Bupati Sragen Dedy Endriatno, Dandim Letkol Kav Luluk Setiyanto, MPM, Kapolres AKBP Raphael Sandy Cahyo Priambodo, SIK,MH, Danramil Tangen, Kapolsek Tangen, Camat Tangen, Kepala Dinas PMD, Kepala Bapeda dan Kepala Desa Galeh.

Meski di tengah wabah Corona, namun TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2020 di Dukuh Kayen, Desa Tangen, Kecamatan Tangen ini tetap berjalan.

Sasaran di TMMD Tangen yakni sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik berupa cor blok jalan sepanjang 985 m lebar 2,4 m tebal 12 cm, sedangkan rehab rumah tidak layak huni sebanyak 8 unit dan jamban sehat 19 unit.

Untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang pertanian, peternakan, kesehatan, kamtibmas dan lain-lain ditiadakan, diganti dengan sosialisasi tentang Covid-19 dan pentingnya social distancing kepada 18 ketua RT di Desa Tangen.

“Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Indonesia, maka upacara pembukaan maupun penutupan TMMD kita tiadakan,” kata Dandim 0725/Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto, MPM.

Baca Juga:  Lengkap dan Paripurna, Dukungan Jefferson SM Rumajar, SE Menjawab Harapan Masyarakat Tomohon

Lebih lanjut Dandim mengatakan bahwa yang ditiadakan hanyalah upacara pembukaan dan penutupan saja, namun untuk pekerjaan tetap berjalan seperti biasa tanpa mengabaikan protokoler Covid-19.

“Untuk penutupan TMMD sudah kita lakukan di ruang transit oleh Wakil Bupati Sragen, untuk seluruh sasaran fisik selesai 100%, sasaran non fisik kita alihkan sosialisasi tentang Covid-19,” tambah Dandim. Iwan – Solo Raya

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1