Tinjau Aset Daerah di Manado dan Minahasa, DPRD Sangihe Dapat Fakta Mengejutkan

 147 total views

USAI pembahasan LKPJ pekan lalu, angota DPRD Sangihe melalui Komisi II dan III melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk penilaian pemanfaatan dan pengelolaan aset daerah milik Pemkab Sangihe yang ada di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa pada (13/4/21) lalu.

Dalam kunjungan kerja itu dilakukan pengecekan secara langsung dari fisik bangunan serta pengelolaan sejumlah aset daerah milik Pemkab Sangihe yang ada di wilayah Kota Manado dan Kabupaten Minahasa.

Seperti asrama mahasiswa Mess Tagaroa di kawasan Gunung Potong, Kelurahan Tuminting, Kota Manado dan asrama mahasiswa di kawasan Aer Trang, Kelurahan Malalayang Manado serta satu asrama mahasiswa milik Pemkab Sangihe yang ada di wilayah Tondano, Kabupaten Minahasa.

Baca Juga:  Tak Main-Main dalam Pemberantasan Narkotika, DPD FOKAN Jawa Timur Bersinergi Siapkan Tempat Rehab
Baca Juga:  Tabrak Aturan, Pergantian Perangkat Desa Teep Warisa, Talawaan, Minut Disinyalir Tanpa Prosedur?

“Kunjungan kerja ini merupakan hasil tindaklanjut dari pembahasan LKPJ pada pekan lalu di DPRD,” kata Kabag Hukum dan Protokol Sekretariat DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, SH kepada pada bhayangkaranusantara.com (16/4/21).

Dari hasil kunker anggota DPRD Sangihe ini didapati sejumlah informasi dan fakta yang sangat penting, baik informasi terkait dengan status tanah maupun fakta dari kondisi fisik bangunan (asrama mahasiswa) maupun kondisi para mahasiswa asal Sangihe yang menghuni asrama ini.

Pada asrama mahasiswa yang terletak di wilayah Aer Trang, Kelurahan Malalayang, Manado, sejumlah penghuni (mahasiswa) mengeluh karena sulitnya pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Sedangkan pada asrama mahasiswa yang terletak di kawasan Gunung Potong, Kelurahan Tuminting Manado terjadi dugaan penyerobotan aset, karena pada gedung asrama itu sudah terpasang papan nama bertuliskan milik Pemprov Sulut.

“Padahal dalam data base aset, gedung ini (Mess Tagaroa) jelas tercatat sebagai aset milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang sah,” kata Lumiu.

‌Lain halnya dengan kondisi asrama mahasiswa yang ada di wilayah Tondano, Kabupaten Minahasa, kondisi fisik bangunan ini terpantau masih belum 100 persen selesai pembangunannya.

T‌erlihat pada lantai bangunan belum dipasangi keramik juga masih melekat sejumlah papan mal pada bagian dinding bangunan asrama ini.

Baca Juga:  Dua Dusun di Purbalingga 'Lockdown' Disuplai Sembako

“D‌ari hasil temuan yang didapati lewat kunjungan kerja ini, nantinya akan menjadi kajian anggota DPRD Sangihe dan segera ditindaklanjuti dalam rapat lanjutan pembahasan LKPJ – TA 2020 Yang rencananya akan dilaksanakan pada 26 – 30 April 2021,'” jelas Ronald Lumiu. A‌drianto – Sangihe

Komentar Anda
+1
1
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0