Tingkatkan Sinergitas, Kapolda Sulut Kunjungi Mako "Tentara Langit" | Bhayangkara Nusantara

Tingkatkan Sinergitas, Kapolda Sulut Kunjungi Mako “Tentara Langit”

 126 total views

KAPOLDA Sulut Irjen Pol RZ Panca Putra didampingi Wakapolda Sulut Brigjen Pol Yadi Suryadinata mengunjungi Markas Komando (Mako) ‘Tentara Langit’ Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi. Kedatangan Kapolda diterima langsung Komandan Lanud Sam Ratulangi Kolonel Pnb Abram Tumanduk beserta staf jajarannya, Selasa (8/9/20).

Komandan Lanud Sam Ratulangi Kolonel Pnb Abram Tumanduk, duduk bercakap-cakap tentang pengamanan rangkaian giat Pilkada dengan Kapolda Sulut Irjen Pol RZ Panca Putra didampingi Wakapolda Sulut Brigjen Pol Yadi Suryadinata di ruang kerja Danlanud Sam Ratulangi di Mako ‘Tentara Langit” Lanud Sam Ratulangi, Manado, Sulut, Selasa (08/09/2020). Foto Serda Ridwan

Kolonel Pnb Abram Tumanduk menyambut dengan sangat gembira, kedatangan Irjen Pol RZ Panca Putra. “Merupakan suatu kehormatan dan penghargaan bagi kami dapat menerima kunjungan Kapolda beserta Wakapolda di Lanud Sam Ratulangi ini,” katanya saat menyambut Tamu Kehormatan di Lobby Mako, didampingi Kadispers Letkol Adm Kubais Baraham serta para Perwira Menengah Lanud Sam Ratulangi.

Di awal penugasannya di Bumi Nyur Melambai, kunjungan Irjen Pol RZ Panca Putra ke beberapa instansi termasuk ke Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi adalah untuk meningkatkan sinergitas antar instansi pemerintah. Terutama menghadapi Pilkada 2020. 

“Beberapa bulan ke depan adalah rangkaian kegiatan Pemilihan Kepala Daerah. Kegiatan ini tak akan lepas dari adanya kumpulan massa yang berkerumun. Kita berharap hal ini tidak akan menimbulkan klaster baru,” katanya memulai percakapan.

“Kita tentunya akan bekerjasama, bersinergitas antara Polri dan TNI untuk memastikan keamanan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya saat duduk berhadapan di Ruang Kerja Danlanud Sam Ratulangi Manado.

Kepolisian dalam kegiatan Operasi Mantap Praja Sam Ratulangi 2020 telah mulai melaksanakan pengamanan Pilkada Sulut. Kekhawatiran akan adanya klaster baru merupakan satu hal yang realistis. Sebab Pilkada tahun 2020 ini terselenggara saat Bencana Nasional Pandemi Covid-19, sehingga membutuhkan perhatian lebih dari aparat keamanan. 

Kerumunan massa yang tidak mengindahkan protokol pencegahan Covid-19, akan berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan Undang Undang Nomor 8 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Baca Juga:  Polri dan TNI Gelar Pasukan, Antisipasi Demo UU Cipta Kerja di Kawasan Istana Negara

Sesuai jadwal Pilkada yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pendaftaran Paslon pada 4-6 September yang lalu, diketahui telah ada pengerahan massa. Ini menjadi tugas yang tidak mudah bagi aparat keamanan.

Sementara itu, Hasyim Asy’ari sebagai Anggota Komisi Pemilihan Umum dalam acara Sosialisasi Peraturan KPU terkait Pilkada Serentak 2020 beberapa waktu lalu, saat vicon (video conference) dengan KPU Sulut yang dihadiri juga Penerangan Lanud Sam Ratulangi menjelaskan, langkah-langkah koordinasi KPU dengan lembaga atau kememterian dalam pelaksanaan lanjutan tahapan pemilihan telah dilakukan.

Awalnya dengan DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat. Kemudian dengan BNPB atau Gugus Tugas Covid-19 pada rapat konsultasi dan koordinasi pelaksanaan Pemilihan 2020 dalam kondisi Bencana Nasonal Covid-19. Juga dengan Kementerian Keuangan dalam rapat koordinasi tentang anggaran Pilkada. Kementerian Dalam Negeri dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten dan Kota.

Selain itu juga dengan Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan pada Rapat Koordinasi Khusus tingkat Kementerian Lembaga Pembahasan tentang Lanjutan Pemilihan Serentak Tahun 2020 serta Kementeriaan Kesehatan dalam rapat konsultasi dan koordinasi pelaksanaan pemilihan 2020 dalam masa pandemi virus Covid-19.

Tercatat, ada 270 daerah melaksanakan Pilkada Serentak tahun 2020, dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada sembilan provinsi, yakni Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 224 Kabupaten. Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada 37 Kota serta terdapat dua provinsi yang seluruh daerah kabupaten/kota-nya tidak melaksanakan Pemilihan Tahun 2020, yaitu Provinsi Aceh dan  DKI Jakarta. 

Adapun pengumuman pendaftaran dan penelitian serta penetapan pasangan calon (paslon) sedang berlangsung dari 28 Agustus sampai dengan 23 September 2020. Sedangkan aparat keamanan akan bertugas lebih perhatian lagi pada masa kampanye, yakni 26 September sampai 5 Desember 2020.

Baca Juga:  Polsek Pondok Gede dan Puskesmas Jati Ranggon Giat Swab Test kepada Warga

Turut mendampingi Kapolda pada acara ini, Dirbinmas Kombes Pol Dumadi, Kabidhumas Kombes Pol Jules Abraham Abast, Dirpolair Kombes Pol Edward, Dirpamobvit Kombes Pol Armin litarso, Dirintel Kombes Pol Budi, Dansat Brimob Kombes Pol Bruri Sukoco, Kabid Propam Kombes Pol Marlin Tawas, Kabid TIK Kombes Pol Set Lumowa dan Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli, Sik, MH. Michiko Moningkey/Bertje – Sulut

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1