Terpapar Covid Meningkat Tajam Sepekan Terakhir, Bupati Klaten Terbitkan Perbup Prokes | Bhayangkara Nusantara

Terpapar Covid Meningkat Tajam Sepekan Terakhir, Bupati Klaten Terbitkan Perbup Prokes

 281 total views

SEPEKAN terakhir jumlah warga Klaten yang terpapar Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 terus meningkat tajam.

Bahkan terhitung Senin (31/8/20) terdapat penambahan 46 kasus baru, sehingga total korban menjadi 318 orang, dimana sebanyak 129 orang menjalani perawatan, 176 orang sembuh dan 13 orang meninggal dunia.

Sebagai langkah teknis antisipasi l, akhirnya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Klaten melalui Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani yang juga Ketua Gugas PP Covid-19 Klaten menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2020 tentang Penerapan Displin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Klaten.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Klaten Amin Mustofa menjelaskan, Perbup ini bertujuan memberi payung hukum upaya penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar penularan Covid-19 di Klaten dapat lebih terkendali.

“Saya melihat masyarakat mulai longgar dalam penerapan disiplin protokol kesehatan. Padahal hal ini (prokes-red.) menjadi kata kunci pengendalian dan penularan Covid. Dengan terbitnya Perbup 40/2020 ini maka pemerintah akan mengambil langkah lebih serius dalam penegakan protokol kesehatan,” kata Amin Mustofa, Selasa (1/9/20).

Ditambahkan, terhitung tiga hari sejak Senin (31/8/20) Pemerintah akan terus melakukan sosialisasi, baik melalui berita maupun pesan media sosial agar masyarakat tidak kendor, khususnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

“Ada tujuh aspek yang harus dilakukan masyarakat sebagai prilaku protokol kesehatan pasca terbitnya Perbup 40/2020. Ketentuan itu meliputi selalu pakai masker saat keluar rumah, kebiasaan cuci tangan, menghindari kontak fisik, hindari sentuh wajah dengan tangan kotor, meningkatkan daya tahan tubuh, istirahat yang cukup dan terakhir jaga kesehatan baik di rumah atau di luar rumah” tambah Amin Mustofa yang juga Kepala Bidang Komunikasi dan Publikasi Tim Gugas PP Covid-19 Klaten.

Baca Juga:  Boyolali Belum Aman dari Covid-19, Usai Liburan Panjang 30 Orang Terpapar Positif

Terkait sanksi bagi warga yang melanggar ketentuan protokol kesehatan oleh petugas penegak disiplin, kata Amin Mustofa, petugas terpaksa akan melakukan penahanan KTP selama 10 hari dan pelakunya diberikan sanksi dengan kerja sosial. Sam/kominfo Klaten

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1