Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Ketua dan Sekretaris Pilkades Sinar Napalan Ikut Diperiksa | Bhayangkara Nusantara

Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Ketua dan Sekretaris Pilkades Sinar Napalan Ikut Diperiksa

 180 total views

DUGAAN kasus Ijazah palsu yang dilaporkan pelapor, Yudi Hartono (37) selaku utusan masyarakat Desa Sinar Napalan, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan terhadap Kepala Desanya, Karzi Bin Surpawi semakin memanas dan Mulai menemui titik terang.

Penyidik Polres OKU Selatan kembali memanggil Panitia Pilkades yang digelar pada tahun 2017 lalu sebagai saksi untuk dimintai keterangan seputar tupoksi (tugas pokok serta fungsi) Panitia Pilkades yang diamanatkan pada waktu itu.

Hadir selaku perwakilan Panitia Pemilihan Kepala Desa, Ketua Basyir dan Sekretaris dan Fashur, yang saat diwawancarai media ini mengakui, kedatangannya hari ini guna memenuhi panggilan dari pihak Penyidik Polres OKU Selatan Satuan Reskrim Unit Pidana Khusus untuk memberikan keterangan seputar fungsinya selaku panitia pada saat pemilihan Kades Sinar Napalan yang digelar tahun 2017 lalu.

“Karena berdasarkan laporan kades kami bernama Karzi yang saat ini sedang menjabat diduga menggunakan ijazah orang lain untuk kepentingan dirinya mencalonkan diri sebagai kades, ucap Basyir didampingi Fashur.

“Selanjutnya, ya kami berikan keterangan sesuai peraturan yang kami terima saat kami bertugas, bahwa kami tugasnya adalah menerima berkas yang sudah dilegalisir, terkait masalah keaslian dokumen tersebut jelas bukan fungsi kami, terlebih tidak ada aturan yang mengatur kami mengatakan itu asli atau palsu,” ucapnya.

Setelah menerima dokumen, lanjutnya, lalu diadakan pemilihan sesuai dengan jadwal, setelah itu hasil dari pemilihan disampaikan ke kecamatam bersama BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Sinar Napalan dan pada saat proses pendaftaran dan registrasi berkas sama sekali tidak ada laporan masyarakat yang melaporkan masalah ijazah palsu.

“Seandainyapun ada, tentu kami akan menindak lanjuti hal tersebut. Yang jelas kami dimintai keterangan seputar itu saja dan berkas berkas sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian berupa surat yang isinya aturan aturan dan tupoksi panitia, berkas seluruh calon kades serta SKA kami selaku panitia,” jelas Basyir dan Fashur.

Baca Juga:  Virus Corona Momok yang Menakutkan, Walikota GSVL Ambil Langkah Antisipatif

Sementara, Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap, SIK melalui Kasatresrim Polres OKU Selatan AKP Apromico, SH, SIK, MH yang disampaikan Penyidik Bripda Muhammad Ali membenarkan perihal pemanggilan yang dilakukan pihaknya selaku penyidik yang memegang kasus tersebut.

“Beberapa hari lalu sudah kita layangkan surat pemanggilan kepada Panitia Pilkades dan Kepala Dinas Pendidikan dan hari ini Panitia Pilkades bersedia memberikan keterangannya dan sudah kita periksa terkait kasus yang saat ini masih beegulir. Besok Selasa (25/8) Kepala Dinas Pendidikan OKU Selatan bersedia untuk memenuhi panggilan berikutnya,” ucap Ali

Selanjutnya, Ali berharap kepada semua yang berkaitan atas laporan ini untuk kooperatif datang saat diberikan surat pemanggilan sesuai dengan jadwal yang sudah di tetapkan disurat pemanggilan tersebut. Slamat – BN OKUS

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1