Terkait Aksi Anarkis Sejumlah Oknum Pol PP, Waworuntu Diminta Mundur – Bhayangkara Nusantara

Terkait Aksi Anarkis Sejumlah Oknum Pol PP, Waworuntu Diminta Mundur

 527 total views,  1 views today

KEPALA Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP), Hanny Waworuntu diminta mundur dari jabatannya dan bertanggungjawab terhadap aksi anarkis sejumlah oknum Pol PP Kota Manado yang melakukan perusakan ruang kerja Sekdakot Manado dan fasilitas Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) pada Selasa (5/1/21) lalu sekitar pukul 16.00 Wita.

Desakan mundur sejumlah pihak kepada HW lebih pada keprihatinan terhadap ulah sejumlah oknum Pol PP yang bertindak anarkis, merusak sejumlah fasilitas negara merupakan tindakan kriminal dan terancam pidana penjara.

“Demikian juga dengan oknum Kasat Pol PP, dia tak boleh cuci-tangan atas peristiwa tersebut, yang bersangkutan wajib mempertanggungjawabkan ulah bawahannya itu,” ucap Egenius Paransi.

Dugaan perusakan fasilitas negara menurut Egenius Paransi, SH, MH Pakar Hukum pidana tidak dapat ditolerir, polisi seharusnya segera bertindak dan menangkap seluruh pelaku perusakan tanpa menunggu laporan, sebab yang dirusak adalah fasilitas negara, termasuk ancaman pembunuhan yang ditebar oknum MM yang diduga anggota Pol PP Kota Manado.

Baca Juga:  Tim Polda Sulsel Periksa Kapal Tanker Muatan BBM Ilegal di Pelabuhan Waru-waru, Lutim
Baca Juga:  Sejumlah Anggota Dekab Sangihe Soroti Pengelolaan Aliran Dana Covid-19, Ada Indikasi Korupsi?

Ancaman pembunuhan terhadap pejabat teras dan staf BKAD ditebar oknum MM usai merusak fasilitas negara merupakan hal serius yang harus segera ditangani institusi Kepolisian. “Termasuk memanggil oknum Kasat Pol PP HW untuk kepentingan pemeriksaan terkait aksi perusakan yang dilakoni anak buahnya sendiri,” desak mantan Ketua KPU Manado.

Apalagi, Paransi dengar kasus ini telah dilaporkan ke Polresta Manado. Ini persoalan serius yang harus sesegera mungkin ada tindakan nyata dari pihak Kepolisian. “karena menyangkut keselamatan nyawa manusia, apa polisi harus menunggu jatuh korban terlebih dulu baru bertindak,” tanya Paransi.

Ia berharap polisi bertindak profesional, tidak boleh ada pengabaian, sekecil apa pun persoalan yang dilapor kalau menyangkut perbuatan pidana, tindakan tegas harus diterapkan kepada setiap orang yang bertindak anarkis, merusak fasilitas negara termasuk ancaman pembunuhan.

Harapannya, pihak penyidik Polresta Manado segera memproses pihak-pihak yang terlibat perusakan ruangan kerja Sekertaris Daerah Kota Manado dan fasilitas kantor BKAD beberapa waktu lalu.

“Semua yang terlibat harus diseret termasuk oknum Kasat Pol PP harus bertanggungjawab, HW dinilai selaku pihak yang paling bertanggungjawab terhadap peristiwa tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, oknum Kasat Pol PP berinisial HW saat dihubungi wartawan bhayangkaranusantara.com lewat fasilitas WhatsApp-nya beberapa lalu terkait kasus ini mengatakan, dirinya juga tidak tau kejadian tersebut dan masih ditelusuri.

Ditanya lebih jauh tentang bagaimana tanggungjawabnya terhadap tindakan bawahannya, oknum HW berujar, sejak 31 Desesember 2020 telah berakhir kontrak dengan THL (yang dikatakan sebagai terduga). Apa yg terjadi sungguh di luar sepengetahuan,

“Dan saat dpt info kjadian bhw terduga, maka saat itu jg telah dtugaskan slh satu senior yg dekat dgn mrk utk atasi, namun setibanya di lokasi, mrk sdh bubar.
Krn ditahun 2021 ini blm ada perekrutan, shg atas dasar apa melakukan/mengenakan sanksi/tindakan kpd msg2 mrk yg dikatakan terduga tanpa ada ikatan kontrak?” katanya dalam pesan WhatsApp.

“Mhn jgn sembarang tuduh, krn spontanitas kejadian sm skli diluar jangkauan kendali, tks, silahkan berasumsi, itu hakmu!! tksh 🙏🙏 [13/1 11.43] cukup penjelasan sy,” jawab HW.😐🖐️ John-Sulut

Komentar Anda

+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
2
+1
0
+1
0