Terjadi di BPN Banyuwangi, Calo Tanah Bisa Ambil Sertifikat Tanpa Surat Kuasa Pemilik? | Bhayangkara Nusantara

Terjadi di BPN Banyuwangi, Calo Tanah Bisa Ambil Sertifikat Tanpa Surat Kuasa Pemilik?

 220 total views

BADAN Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi ricuh. Adu mulut terjadi antara kuasa pengambil sertifikat dengan bagian penyerahan produk di loket 12 BPN, Poniyah pada Kamis (15/10/2020).

Adu mulut itu terjadi lantaran sertifikat tanah seluas 7295 m2 atas nama H, Jaenal Arifin yang dikuasakan pendaftaran dan pengambilan sertifikat kepada Purwanto telah diserahkan kepada orang lain oleh BPN Banyuwangi.

Kegaduhan terjadi sekitar pukul 10:50 Wib di kantor BPN setelah pihak BPN yang diduga menggelapkan tanah 7295 m2 tersebut, mengaku telah menyerahkan sertifikat kepada seorang bernama Rofik yang diketahui sebagai calo BPN dengan membawa surat kuasa dari H. Jaenal Arifin selaku pemilik sertifikat untuk pengambilan.

“Saya tidak pernah memberikan surat kuasa kepada Rofik dan saya juga tidak kenal sama sekali,” ungkap H. Zaenal Arifin yang turut hadir ke BPN Banyuwangi kepada wartawan.

Sementara menurut penjelasan BPN Banyuwangi, dasar penyerahan sertifikat tersebut adalah surat kuasa dari H. Zaenal Arifin pemilik sertifikat. Tetapi anehnya pemilik sertifikat tersebut tidak pernah memberikan kuasa kepada Rofiq dan dirinya pun tidak mengenal Rofiq.

Setelah dikonfirmasi, Poniyah dari pihak BPN Banyuwangi yang berada di loket 12 bagian penyerahan produk mengatakan tidak bisa menunjukkan surat kuasa tersebut dengan dalil terselip dan masih dicari. “Dasar penyerahan sertifikat dari pihak BPN banyuwangi adalah dengan adanya dasar surat kuasa H. Zaenal Arifin kepada saudara Rofik selaku pengambil sertifikat,” terang Poniyah.

Menurut pihak BPN, Poniyah selaku bidang penyerahan produk sertifikat yang ada di loket 12 menerangkan, prosedur proses pendaftaran dan pengambilan sertifikat adalah dengan dasar kwintansi asli pendaftaran dan surat kuasa apabila dikuasakan kepada orang lain, dan dasar pengambilan kalau hanya berdasarkan fotocopi saja tidak bisa dilayani oleh pihak BPN.

Baca Juga:  Inspektorat Purwakarta Lakukan Pemeriksaan Realisasi BLT-DD 14 Desa di Kecamatan Bojong

Tetapi fakta di lapangan, BPN Banyuwangi telah menyerahkan sertifikat kepada orang lain yang tidak melalui prosedur proses pengambilan sertifikat atas nama H. Zaenal dengan Luas tanah 7295 M2 tersebut yang berada di Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Sementara Muryanto selaku Plt Kasubag TU BPN menjelaskan, Kepala BPN tidak bisa ditemui karena baru keluar kota pada pukul 12:00 Wib saat dikonfirmasi di ruang tamu sekitar Pukul 13:32 tentang penyerahan sertifikat ke orang lain yang bukan atas nama tanpa prosedur sehingga menyebabkan kerugian kepada pihak lain yang di sini notabene masyarakat pendaftar sertifikat ke Badan Pertanahan Agraria. BN01 – Banyuwangi

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0