Tangguh, Solid, Kokoh Dan Menyatu PSR Sulut Siap Memenangkan Prabowo Subianto

Bhayangkara Nusantara Bhayangkara Nusantara

Prabowo Subianto, Bakal Calon Presiden dari Partai Gerinda kini semakin berkilau, moncer dan prominem dari Bacapres yang lain, sejumlah lembaga survei paling terbaru menempatkan sosok Menteri Pertahanan itu bertengger di posisi teratas.

Torehan prestasi di bidang pertahanan menjadi salah-satu indikator dan variabel lainnya ikut mendongkrak elektabilitas dan popularitasnya baik mata, emak-emak, pedagang pasar/asongan, petani, nelayan, kawula muda, pelajar, mahasiswa maupun para purnawirawan TNI/POLRI.

Mereka berpendapat, hanya seorang Prabowo Subianto sosok yang tepat, mampu dan sanggup melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari Joko Widodo demi mewujudkan mimpi-mimpi Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

Bahkan jika pemilihan Presiden di gelar hari ini, mantan Danjen Kopasus itu menang telak dari Capres yang lain dengan perolehan suara 52%, bisa di bilang elektabilitasnya stabil tapi juga menunjukan trend peningkatan dari hari ke hari.

Semua itu tak lepas dari sikap kesederhanaan dan kerendahan hati yang di lakoni dalam keseharian hidup seorang Prabowo Subianto terus melekat dan menjadi bagian yang tak terpisahkan didalam dirinya, ngomong apa adanya,” tutur Vipy Kaunang.

Meskipun Prabowo di fitnah sana-sini lewat isu-isu yang tak bertanggungjawab, atau pernyataan-pernyataan sejumlah pihak yang mengarah pada pembunuhan
karakter (assassination character) tapi Prabowo Subianto menunjukan kelas tersendiri sebagai seorang negarawan sejati dalam menyikapi tudingan-tudingan miring yang di tujukan kepada dirinya.

Bacapres Partai Gerindra itu tak terusik bahkan lebih dari itu, ia tak ingin meladeni guliran cerita-cerita tak berujung, saya tidak mau membuang-buang energi hanya untuk sebuah tuduhan yang tidak berdasar tanpa di sertai bukti dan fakta,” ucap Prabowo dalam berbagai kesempatan.

Menurut Ketua Umum PSR (Prabowo Sahabat Rakyat) Provinsi Sulawesi Utara, Vipy Amuranto Kaunang, Prabowo dalam setiap kesempatan selalu berbicara sesuatu yang realistis, rasional dan faktual, bekerja memberi bukti, tak sebatas bicara, yang hanya pinter berucap di kemas lewat balutan seremoni dan pepesan kosong yang tak bermakna.

Baca Juga:  Sinergitas Pos Terpadu , Babinsa Koramil Penajam Amankan Warga Mudik Lebaran dan Kawal Vaksinasi

Prabowo Subianto adalah sosok pekerja keras, mengabdikan diri dari setiap tugas yang di-embannya, loyal terhadap pimpinan, bekerja dengan penuh ketulusan, ikhlas dalam berbuat, tak berharap balasan dari sesuatu yang di lakukannya, dalam senyap ia membantu dan menolong sesama tanpa publisitas.

Konsisten menjaga sikap, santun dan beradab, beretika saat berucap, menghargai serta menghormati mereka yang lebih tua, demikian juga perlakuannya terhadap kaum melenial. Dalam pandangannya, semua manusia sama di hadapan Tuhan, tidak boleh ada yang merasa lebih tinggi, merasa lebih kaya dan merasa lebih terhormat dari yang lain.

Sepenggal pesan sarat makna, ditujukan buat semua anak negeri, tak terkecuali bagi mereka yang menamakan diri relawan Prabowo Subianto, tak boleh membalas fitnah dengan fitnah, hujat menghujat, saling menghina antara satu dengan lainnya, relawan PSR harus tetap berada dalam koridor etika, tata krama dan sopan santun, baik dalam berucap maupun dalam bernarasi.

Biarkan semua hujatan, hinaan dan fitnah yang di arahkan kepada Prabowo Subianto mengalir dengan sendirinya, toh pada akhirnya kata Kaunang, masyarakat akan mengerti, memaklumi serta memahami bahwa Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu tidak seperti yang di tudingkan oleh sementara pihak dan men-justnya sebagai pelaku HAM berat,” ujar Kaunang.

Isu-isu miring yang di gelinding pihak tertentu, bak jualan kecap yang tak lagi manis dan asin, “gorengan” yang terus di kocok dan berulang-ulang di gulirkan di rana publik saat bangsa ini ada dalam  momentum Pilpres, bukan sesuatu yang baru dan jualan tak asing lagi buat publik tanah air,” ucap Kaunang.

Sementara itu di bagian lain Kaunang mangatakan, kami relawan PSR, tak mau takabur dan mendahului kehendak Tuhan tentang peluang Prabowo Subianto menuju RI1, tapi semua itu tak terlepas dari masifnya arus dukungan yang terus berdatangan serta mengalir dari berbagai penjuru dan pelosok tanah air.

Baca Juga:  Melalui RRI Walikota Caroll Promosikan TIFF, Pangemanan Jadi Narsum Dialog Interaktif

Termasuk fenomena-femomena atau tanda-tanda alam yang mengisyaratkan, beliau bakal melenggang mulus di kontestasi Pilpres 2023 dan hal itu menjadi dorongan atau motivasi buat kami untuk  terus berjuang, mengorbankan waktu, tenaga, pikirian dan segenap daya upaya memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI 2024-2029

Fenomena-fenomena atau tanda-tanda alam tercermin lewat cerita-cerita mimpi dan karunia penglihatan oleh sosok tertentu, bukan sebuah kebetulan atau isapan jempol semata, mimpi misalnya, adalah bunga tidur, itu kata orang, tapi sebaliknya, mimpi menjadi pertanda sesuatu yang bakal terjadi di sekitar dirinya atau orang lain.

Demikian pula dengan seseorang yang di anugerahkan karunia penglihatan, itu datangnya dari Tuhan bukan dari manusia, dan jika penglihatannya merujuk pada Calon Presiden tertentu, itu tidak hanya sebatas hayalan atau bualan yang sengaja di buat-buat.

Atau dengan kata lain menggiring opini agar memilih calon Presiden tertentu dan saya, tidak berada dalam posisi untuk menanggapinya, sebab ini menyangkut eksistensi dan otoritas dari Yang Maha Kuasa,” aku, Kaunang.

Sementara itu Relawan PSR Sulawesi Utara yang di gawangi Vipy Amuranto Kaunang kepada awak media bhayangkaranusantara.com, Sabtu, (15/7) mengatakan, relawan PSR solid, utuh, tangguh dalam segenap perjuangan, tak goyah meskipun cerita-cerita miring tentang Prabowo Subianto terus bergulir.

Hanya satu dalam benak dan pikiran serta tekad kami yakni, mewujudkan cita-cita besar dan mimpi-mimpi Prabowo Subianto untuk membawa negeri ini mengangkasa dan menjulang tinggi, setara dengan negara-negara maju lainnya baik dari sisi ekonomi tapi juga menjadikan  negara ini menjadi raja alutsista dunia,” paparnya. (John-Sulut)

Komentar Anda