SMSI GMIM ke 80, Bupati Roring: Sejarah Baru, Moment Bernilai Strategis

 120 total views

BUPATI dan Wakil Bupati Minahasa jadi panitia inti dalam pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Istimewa Gereja Masehi Injl Minahasa (SMSI GMIM) ke 80. Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE didaulat membuka secara resmi SMSI ke 80 GMIM di Jemaat GMIM Imanuel Leilem, Senin (29/3/21).

Pembukaan diawali dengan ibadah syukur sekaligus pembukaan SMSI yang turut dihadiri Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven OE Kandouw, Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si dan Wakil Bupati Robby Dondokambey, S.Si yang juga Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Panitia Pelaksana SMSI.

Selain di Jemaat Imanuel Leilem Wilayah Sonder sebagai lokasi pusat persidangan, SMSI juga berlangsung di 56 cluster di tanah Minahasa dan 25 lokasi di luar tanah Minahasa.

Ketua Umum Panitia Bupati Roring dalam laporannya menyatakan, pelaksanaan SMSI ini merupakan sejarah baru bagi GMIM dan menjadi momen yang memiliki nilai strategis karena dilaksanakan secara virtual dengan melibatkan peserta yang cukup besar.

“Hal ini tentu akan menginspirasi pelaksanaan sidang-sidang lainnya dan bahkan bagi masyarakat Sulawesi Utara dan Indonesia secara keseluruhan,” kata Bupati ROR sapaan akrab Royke Octavian Roring.

Baca Juga:  4Z Motor Salurkan CSR Melalui Program Bedah Rumah
Baca Juga:  Gedung Polnustar Baru Berbandrol 48M, Siap Diresmikan Gubernur Sulut

Selain itu tentunya, sidang juga dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dimana sejak beberapa minggu lalu para peserta telah menerima vaksin Covid-19 bahkan sesaat sebelum sidang dilaksanakan telah dilakukan rapid anti gen. Demikian juga pengaturan persidangan dilakukan dengan protokol kesehatan secara ketat.

Bupati ROR menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung SMSI ke-80 mulai dari Pemerintah Provinsi Sulut, Gubernur, Wakil Gubernur serta Forkopimda Sulut, Telkom termasuk Indihome, Telkomsel maupun operator lain, PLN, Bupati/Walikota dan masyarakat di seluruh wilayah pelayanan GMIM, lebih khusus masyarakat Leilem dan anggota Jemaat Imanuel Leilem.

“Kita berdoa bersama agar pelaksanaan sidang ini dapat berlangsung aman dan sukses serta kiranya melalui sidang ini diharapkan dapat diputuskan berbagai kebijakan bagi pelaksanaan program kerja GMIM dalam merespon dinamika lingkungan strategis yang berkembang saat ini bahkan kecenderungan global,” ujarnya, seraya menegaskan persidangan ini sudah mendapat izin dari Polda Sulut bersama polres-polres yang ada di tanah Minahasa.

Gubernur Olly dalam sambutannya mengatakan, melalui sidang ini segenap komponen GMIM diharapkan dapat turut memikirkan serta berani melakukan perubahan dan menciptakan terobosan-terobosan baru sehingga eksistensi GMIM sebagai lembaga gereja akan semakin nyata terasa.

“Kiranya Tuhan menuntun dan memperlengkapi sehingga SMSI ini akan menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik untuk menghantar warga GMIM menjadi warga yang berkualitas, unggul dan antisipatif terhadap perkembangan serta tetap mendukung program pemerintah sebagaimana telah ditunjukkan selama ini,” kata Gubernur yang juga Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

Ia juga mengapresiasi dan terus menantikan dukungan warga GMIM terhadap pemerintah daerah karena dengan dukungan tersebut Sulawesi Utara terus menunjukkan progress kemajuan dalam berbagai sektor.

“Ada begitu banyak kesuksesan dan keberhasilan yang kita raih bersama. Bahkan di tengah pandemi ekonomi kita tetap tumbuh positif. Kita berhasil mengurangi angka kemiskinan melalui program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan,” tandasnya sembari berharap kegiatan ini akan memperkuat sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan GMIM.

Pada ibadah pembukaan yang dipimpin Sekretaris BPMS, Pdt. Evert Tangel, M.PdK itu juga digelar launching buku Menjawab Panggilan Profil Ketua Sinode GMIM dari Masa ke Masa yang ditulis Rizal Layuck, Jeffry Pay dan Denny Pinontoan. PT Pegadaian Galeri Dua Empat sebagai salah satu pihak yang membantu pelaksanaan SMSI juga turut menyerahkan cinderamata berupa logam mulia. Frits – Minahasa

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0