Siapkan Tenaga Terampil 3 Sektor Ini, Sangihe Bakal Kirim PMI ke Negeri Sakura

 226 total views

DORONG Pekerja Migran Indonesia (PMI) disiapkan jadi tenaga terampil dan profesional di sektor pertanian, industri otomotif (perbengkelan) dan medis (perawat), Pemkab Sangihe bakal kirim tenaga kerja siap pakai ke negeri “Sakura” Jepang.

Keseriusan Pemkab Sangihe memperhatikan sumber daya manusia (tenaga terampil) yang ada di daerah ini untuk dipekerjakan ke luar negeri sebagai PMI, khususnya ke Jepang terus dimatangkan.

Untuk memantapkan persiapan perekrutan dan pengiriman PMI, maka perlu dilakukan tahapan tekhnis dengan pihak perusahaan yang nantinya akan ditunjuk oleh Pemkab Sangihe. PT. Takumi Koba Indonesia adalah salah satu perusahaan yang difasilitas dan diinisiasi oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Baca Juga:  Catat Ini... Pelantikan CSWL Tertunda, Dijadwal 26 Februari Pekan Depan
Baca Juga:  Sosialisasi Ganti Rugi Lahan Tambang Emas di Sangihe, PT. TMS Hadirkan Ratusan KK Pemilik Tanah, Warga Kecewa Harga

Pemkab Sangihe sendiri pada pada Kamis (25/3/21) kemarin telah menemui BP2MI di Jakarta untuk membahas draf memorandum of understanding (MOU) dan perjanjian kerjasama ini rencananya akan ditandatangani pada Senin 29 Maret 2021 .

Sementara Bupati Sangihe, Jabes Ezar Gaghana juga telah menemui pihak PT. Takumi Koba Indonesia untuk membahas rencana kerjasama ini pada Kamis (25/3/21).

Gaghana mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk nyata kolaborasi positif antara pemangku kepentingan, baik pihak pemerintah daerah maupun swasta dalam kerangka menyediakan tenaga kerja terampil dan profesional lebih khusus yang akan bekerja keluar negeri.

Dia berharap kerjasama ini dapat membantu membuka seluas luasnya lapangan pekerjaan bagi warga Sangihe. Tak lupa diingatkan agar secepatnya dikeluarkan SK panitia CPMI dan selalu harus berkoordinasi dengan semua dinas terkait serta pihak DPRD Sangihe khusus Komisi II.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Daerah Kabupaten Sangihe, Doktarius Pangandaheng memastikan, upaya kerjasama ini adalah sebuah bukti nyata dari keseriusan pemerintah kepada masyarakat untuk penuntasan kemiskinan dan memacu peningkatan kualitas SDM ke arah kualitas hidup yang lebih baik.

“Sebagai dinas terkait langsung secara tekhnis, kami akan membuka pendaftaran kepada pencari kerja yang memenuhi persyaratan serta punya niat bekerja di luar negeri (Jepang),” imbuhnya.

Ia berharap dalam 6 bulan ke depan mereka telah siap diberangkatkan. Hal ini diungkapkan Pangandaheng dalam realease yang diberikan melalui prokopi Humas Pemkab Sangihe, Jumat (26/3/21). Adrianto – Sangihe

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0