Siapkan beragam jenis tanaman antisipasi penghijauan pasca tambang, PT TMS sediakan areal pembibitan 2400 pohon.

 312 total views

Bhayangkara nusantara Sangihe. Management PT tambang mas sangihe ( TMS) saat ini sudah menyiapkan beragam jenis tanaman untuk penghijauan lingkungan pasca penambangan dengan menyediakan areal terbuka untuk pembibitan 2400 pohon di desa bentung kecamatan tabukan selatan kabupaten sangihe.

dari pantauan bhayangkara nusantara Sangihe pada Selasa (03/8- 2021) di areal pembibitan terlihat beragam jenis bibit pohon diantaranya seribu lebih bibit pohon sengon, bibit pohon ket@pang, pohon Dingkalreng, pohon bakau dan bahkan pohon rumbia juga di siapkan di lokasi pembibitan yang terletak pada halaman belakang Basecamp PT TMS.

dari beragam jenis bibit pohon yang disediakan jumlah totalnya saat ini sudah mencapai 2400 bibit pohon dan ada juga bibit tanaman rambat atau tanaman penutup tanah yang di peruntukan untuk pengendalian dari erosi tanah pasca tambang sebanyak 432 kantong plastik ( polybag) dan menurut konsultan lingkungan PT TMS Ir Kasmo semua jenis tanaman ini pada prinsipnya masuk kategori tanaman perintis ( tanaman pioner) karena peruntukannya untuk pengendali unsur hara tanah dan Sejumlah jenis pohon lainnya sangat baik untuk mengurangi unsur erosi tanah pada masa pasca penambangan dan jumlah bibit pohon atau volumenya masih terus di perbanyak.

Baca Juga:  Satukan Berbagai Kekuatan, KNPI Kota Tomohon Segera Gelar Musda

” Pihak kami juga melakukan beberapa strategi di lapangan karena melihat dari kondisi geografis , disini terdiri dari bukit bukit dan gunung maka dilakukan sisi pendekatan alternatif kearah penanganan lingkungan paling tidaknya kehadiran TMS akan membawa dampak bagi lingkungan di sekitarnya tapi dengan berbagai upaya ini kami akan berusaha meminimalkan dampak yang akan terjadi sesuai pendekatan pendekatan pola lingkungan hidup”

Kasmo juga mengajak semua masyarakat kiranya secara bersama-sama menjaga lingkungan tanah dan air supaya kita dapat menjaga alam kita sebagai bentuk tanggung jawab bersama “kami mengajak masyarakat yang tanahnya nanti masuk dalam wilayah operasi TMS agar secara bersama-sama kita jaga tanah dan air karena yang namanya lingkungan hidup menjadi tanggungjawab kita bersama, supaya kehadiran PT TMS akan dapat membawa kemajuan yang positif bagi masyarakat Sangihe” , kata Kasmo

Baca Juga:  DPRD Kota Tomohon Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD Tahun 2021-2026

Dia menambahkan bahwa tidak benar apa yang di kabarkan oleh pihak/kelompok tertentu jika PT TMS beroperasi nanti maka hutan dan tanah akan rusak, sumber air akan terganggu. Pada prinsipnya dalam kegiatan pengolahan dan pemantauan lingkungan PT TMS akan di kontrol oleh peraturan perundang-undangan. Dan setiap kegiatan mempunyai standar terutama dalam kegiatan pengolahan dan pemantauan lingkungan dari
pemerintah. ” perusahaan akan selalu patuh mengikuti ketentuan yang sudah di atur dan dalam hal ini ada banyak instansi pemerintah yang mengawasi dengan regulasi yang jelas dan semua kegiatan itu ada standart baku mutu yang mengikat sehingga semua harus terukur dan terkontrol sesuai dengan aturan yang berlaku. ” tegas Ir Kasmo.

Adrianto – Sangihe

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
1
+1
0
+1
0
+1
1