Sesuai Dengan Perda Tata Ruang. Tidak Boleh Ada Penambangan Timah Di Wilayah Kota Pangkalpinang.

 139 total views

Pangkalpinang, Mahalnya harga pasir timah sekarang ini menjadi maraknya TI ilegal di Kota Pangkalpinang, meski jelas-jelas ada larangan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang bahwa tidak ada tambang di wilayah Pangkalpinang sesuai dengan Perda Tata Ruang namun pada kenyataannya masih banyak penambang yang nakal.

Yang menjadi sorotan sekarang ini yang berada di wilayah Kel Keramat Kec Rangkui tepat nya berada di JL Nanas, Tambang Inkonvensional (TI) yang berada ditengah pemukiman padat penduduk sangat meresahkan warga sekitar khususnya warga RT 007 RW 003.

Saat dihubungi oleh kami (red-wartawan) Lurah Keramat Joni (09/09) melalui sambungan telp membenarkan adanya kegiatan tambang ilegal di wilayahnya yaitu di RT 006 dan RT 008.

Baca Juga:  Aksi Tebar Pesona dan Curi Start Warnai Pilkades Nagrog

Lokasi TI ilegal di JL Air Nangka RT 006 RW 003 Kel Keramat Kec Rangkui Kota Pangkalpinang
“ Saya sudah berupaya untuk menghentikan kegiatan tambang yang ada wilayah kami, saya sudah membuat surat ke pihak Kecamatan dan Satpol PP Kota Pangkalpinang”, tegas Joni

Kami bersama Satpol PP Kota Pangkalpinang sudah turun ke lapangan untuk menghentikan kegiatan penambangan di wilayah kami tapi hanya beberapa hari berhenti kemudian kegiatan itu dilakukan lagi, tambah Joni

Baca Juga:  Dukung Anaknya Nyalon, Walikota Tomohon Kampanye Pakai Fasilitas Negara?

Tetapi dalam waktu dekat ini sudah ada pemberitahuan bahwa akan dibentuk Tim gabungan untuk menertibkan kegiatan penambangan tersebut. pungkas Joni

Iwan ketua RT 007 RW 003 kepada tim media (red-wartawan) (10/09) mengharapkan Pak Walikota untuk turun langsung melihat lokasi karena yang saya takutkan imbas dari TI ilegal ini akan mengakibatkan banjir pada saat musim penghujan tiba, kata iwan

“ kami mohon untuk pak walikota dan aparat penegak hukum untuk turun langsung ke kampung kami, perihal TI ilegal yang ada di kampung kami “, pungkas iwan

wawancara dengan tokoh masyarakat dan warga
Salah seorang tokoh masyarakat Zaenudin pun berharap demikian karena walaupun lokasi ada di RT 006 dan RT 008, tapi akan berimbas ke wilayah RT 007 RW 003. (10/09)

Kami juga sudah berupaya untuk membuat pengaduan ini ke pihak kelurahan agar dapat di hentikan TI ilegal yang ada di wilayah RT 006 RT 008, tutup zaenudin. (US/Aldo)

Editor : Rmn

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0