Sesat, Ngaku Bisa Panggil Malaikat dan Rasul, 2 Orang Ini Dilaporkan, Akhirnya Tobat

 460 total views

DUA orang yang menyimpang dari syariat Islam alias sesat akhirnya Insyaf bertobat dan kembali mengucapkan Dua Kalimat Syahadat. Keduanya, Mijan Diharjo (59) dan muridnya Adiyanto (45), merupakan warga Kampung Reno Basuki, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Selasa (9/3/21).

Seperti diketahui, Mijan dilaporkan warga ke polisi lantaran telah sesat mengaku bisa memanggil malaikat dan rasulnya kapanpun dia mau. Kapolsek Rumbia Iptu Heri Susanto, SH, MH yang menerima informasi itu akhirnya bersama anggotanya melakukan pemantauan dan pembinaan.

Selanjutnya dengan memberikan penyuluhan dan masukan, Mijan Diharjo dan Adiyanto akhirnya dengan kesadaran diri datang ke Mapolsek Rumbia dan mengucapkan Dua Kalimat Syahadat di Musholah At Taufiq Polsek Rumbia dengan disaksikan Forkopimcam, Selasa (9/3/21).

Sesat, Ngaku Bisa Panggil Malaikat dan Rasul

Baca Juga:  Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Terbanggi Besar Lamteng, Satu Pelaku Lain dalam Pengejaran
Baca Juga:  Bupati dan Kabag Ops Polres Lampung Tengah Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal

Forkopimcam yang hadir yang menyaksikan kedunya bersyahadat yaitu, Kapolsek Rumbia Iptu Eko Heri Susanto, SH, MH, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lamteng M. Angga Mahatama, SH, MH, Kadis Pendidikan Lamteng Syarif Kusen, S.Pd, MM, Jaksa Fungsional pada Seksi Intelijen Kejari Lamteng, R Nurdiansyah ,SH, MH, Kanit IV Kamneg Sat Intelkam Polres Lamteng Ipda Jufriyanto, S.IP dan Kanit V Ranmor Sat Intelkam Polres Lamteng Aiptu Hatami.

Hadir juga Sekretaris MUI Kabupaten Lamteng Syahri Munir, Dinas Pendidikan Lamteng Heri Mulyadi, S.Pd, Kesbangpol Lamteng Sugandi, Kemenag Gunung Sugih Khairil A. Pohan, Binda Lamteng Yogi, Camat Rumbia I Nyoman Gunadi, Y. P. SP, MM, Danramil Rumbia diwakili Serka Suparto, Ketua MUI Rumbia Kyai. Imam Hanafi, Ketua MWCNU Rumbia Hi Suyono, Ketua KUA Rumbia, Hi Kasimun, S. Ag, dan Tokoh Agama Kecamatan Rumbia Kyai Rohmat.

Mijan Diharjo dan muridnya Adiyanto juga meminta maaf kepada masyarakat, pemerintah serta semua pihak atas kesalahan ia dan muridnya. “Semoga saya diterima kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Selain itu Mijan Diharjo dan muridnya Adiyanto juga membuat pernyataan tertulis yang isinya dengan sadar dan keinsyafan hati bahwa ajaran yang mereka saya yakini adalah tidak benar (sesat) dan bertentangan dengan syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

“Saya berjanji bahwa tidak akan mengamalkan lagi dan tidak akan berdakwah atau menyebarluaskan ajaran yang saya anut semula, dan saya menyatakan ishlah atau bertaubat untuk kembali keajaran syariat Islam yang benar dibawa Nabi Muhammad SAW dengan mengucapkan dua kalimat syahadat,” katanya.

Mijan juga mengajak bertaubat kepada murid-muridnya untuk kembali ke ajaran syariat Islam yang benar yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW serta Kepada pemerintah, tokoh gama dan masyarakat memohon ma’af atas kekhilafan, serta bersedia mendapatkan bimbingan dan arahan dari pemerintah maupun tokoh agama di Kecamatan Rumbia dan sekitarnya.

“Inysafnya Mijan Diharjo dan muridnya yang selama ini kita lakukan pendekatan persuasif dan penggalangan, akhirnya dengan kesadaran sendiri mengucapkan Dua Kalimat Syahadat,” ucapnya Kapolsek Rumbia Iptu Heri Susanto, SH, MH mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.IK, SH. BoRnok – Lamteng

Komentar Anda
+1
0
+1
2
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0