Serahkan Bansos Senilai 3,8 Miliar, Tamuntuan Butuh Sinergitas Bersama atasi Masalah KAT | Bhayangkara Nusantara

Serahkan Bansos Senilai 3,8 Miliar, Tamuntuan Butuh Sinergitas Bersama atasi Masalah KAT

 211 total views

UPAYA pemerintah dalam meningkatkan akses pelayanan sosial dasar serta kesejahteraan warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) masih dihadapkan pada berbagai permasalahan yang cukup kompleks dan terkait satu sama lain.

Hal ini merupakan tanggungjawab bersama pemerintah pusat dan daerah provinsi maupun kabupaten, sehingga sangat diharapkan sinergitas bersama dalam mengatasi masalah ini.

Hal ini katakan Kepala Dinas Sosial Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Rini Silangen Tamuntuan dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan sosial (bansos KAT) senilai Rp. 3.880.987.300,- di gedung kantor Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (9/11/20) di Tahuna.

Baca Juga:  Pringsewu Terima Dipa 2020

Meski masih dihadapkan pada permasalahan yang cukup kompleks dan terkait satu sama lain, baik dari aspek geografi, sosial, budaya, ekonomi, politik dan hukum, namun program pemberdayaan bagi KAT di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe harus terus dipacu.

“Karena program pemberdayaan KAT di wilayah perbatasan adalah prioritas nasional dan ini merupakan bukti nyata dari perhatian pemerintah pusat maupun provinsi kepada masyarakat Sangihe sebagai daerah perbatasan,” kata Tamuntuan.

Dr. Rini Silangen Tamuntuan

Program pemberdayaan KAT di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe tercatat sejak tahun 2016 hingga saat ini ada 308 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 8 wilayah perkampungan terpencil masing-masing, Kampung Mahumu II 53 KK, Desa Pindang 45 KK, Mawira 32 KK, Lehimi Tariang 55 KK, Tambung Shapatung 65 KK, Batunderang 55 KK, Mendaku Bebalang 16 KK dan Bukit Timur 64 KK.

Baca Juga:  Sambangi Desa Jeringo, Kadinsos NTB Berikan Bantuan untuk Anak yang Mengalami Gangguan Saraf Motorik

Sebelumnya Kadis Sosial Daerah Provinsi Sulawesi Utara juga telah menyambangi ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang ada di Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk bertatap muka langsung dengan para KPM sambil memberikan edukasi tentang manfaat program bantuan secara non tunai khusus bagi komponen ibu hamil dan balita serta anak usia sekolah, penyandang disabilitas dan para lanjut usia.

Kadis Sosial Sulut bersama Kadis Sosial Sangihe tandatangani berita acara penyerahan.

Tak lupa Tamuntuan menjelaskan bahwa progam PKH sudah bertambah satu komponen lagi, yaitu pengobatan tuberkulosis (TBC). Dalam kesempatan ini dia juga mengingatkan agar semua KPM jangan golput tetapi harus menggunakan hak pilih pada 9 Desember nanti.  Adrianto – Sangihe

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0