Satreskrim Polres Luwu Timur Ungkap Kasus Tindak Pidana Curat, Pelakunya Terekam CCTV – Bhayangkara Nusantara
Satreskrim Polres Luwu Timur Ungkap Kasus Tindak Pidana Curat, Pelakunya Terekam CCTV

Satreskrim Polres Luwu Timur Ungkap Kasus Tindak Pidana Curat, Pelakunya Terekam CCTV

 68 total views,  8 views today

SATRESKRIM Polres Luwu Timur berhasil ungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dengan tersangka UH (perempuan – 25) warga Desa Teromu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur dan WS (38) warga Desa Wewangriu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Kasatreskrim Iptu Eli Kendek, SH menjelaskan, proses penyidikan dilakukan dengan dasar Laporan Polisi: LP/01/I/2021/ SPKT, tanggal 07 Januari 2021, Laporan Polisi No: LP/03/I/2021/SPKT tanggal 12  Januari 2021 dan Laporan Polisi Nomor: LP/04/I/2021/SPKT, ranggal 12 Januari 2021 serta Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP Sidik/01/I/Res.1.8 2021/Reskrim, tanggal  08 Januari 2021.

Dengan adanya laporan pengaduan dari beberapa korban, maka segera dilakukan penyelidikan. Awal prosesnya dimulai dari adanya rekaman CCTV di Wisma Kaisar Puncak Indah Malili yang disesuaikan dengan kartu identitas tersangka yang sempat digunakan untuk melakukan chek-in di penginapan tersebut.

Dari sana penyidik melakukan pengembangan dengan mengamankan terduga pelaku sehingga dengan alat bukti dan barang bukti yang cukup oleh penyidik, terduga pelaku bisa ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga:  Jurus Bulus Tak Selalu Mulus, Aksi Si "Kancil" Akhirnya Terhenti di Tangan Polisi
Baca Juga:  Kuasa Hukum Mantan Direktur BPR Palembang: "Klien Saya Sedang Cari Keadilan"

Eli menjelaskan, kronologi diamankannya dua tersangka kasus curat ini. Awalnya kedua tersangka melakukan chek-in di penginapan itu pada Senin 21 Desember 2020, Keesokan harinya tersangka melakukan pencurian handphone milik resepsionis penginapan.

Saat itu tersangka tidak melakukan chek out terhadap pihak wisma. “Keesokan harinya pada Rabu 23 Desember 2020, tersangka menginap di penginapan Puna Kawan Puncak Indah,” ujar Kasatreskrim.

Lanjut Kasatreskrim, kedua tersangka telah melakukan aksinya sebanyak empat kali. Yang kedua, esok harinya pada Kamis 24 Desember 2020 sekitar jam 12.00 Wita tersangka mengambil handphone di rumah kost Lorong 4 Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Lutim.

“Yang ketiga pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 Wita tersangka melakukan aksi pencurian handphone di Warung Pangkep Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili dan terakhir pada Jumat 25 Desember 2020 sekitar pukul 13.00 Wita tepatnya di warung makan Chiken Desa Puncak Indah, tersangka kembali melakukan pencurian handphone,”  jelas Iptu Eli Kendek, SH.

Adapun modus yang digunakan yaitu mengintai korban pengguna handphone yang saat itu tidak dalam pengawasan pemiliknya. Pencurian dilakukan dengan cara UH (25) selaku eksekutor, sedangkan WS (38) berada di luar mengawasi keadaan sekitar.

Kemudian handphone curian dijual tersangka di beberapa tempat di Malili dan Mangkutana. Hasil penjualan digunakan untuk keperluan pribadinya. “Saat ditanya, kedua tersangka ini punya hubungan asmara alias pacaran,” lanjut Kasatreskrim.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti seperti rekaman CCTV di Wisma Kaisar, satu jam tangan warna pink, satu helai sarung bali, satu buah dos Vivo Y 15 dan satu buah dos HP C15.

Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Luwu Timur untuk menjalani proses penyidikan. Terhadapnya Penyidik menjerat dengan pasal tindak pidana  pencurian dengan pemberatan (secara bersama-sama) sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal  363 ayat ( 1) ke – 4  KUH Pidana junto pasal 64 KUHP (perbuatan berlanjut) diancam hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun. Askar – Sulsel

Komentar Anda

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
1
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0