Satgas TMMD 108 Kodim Sragen Menjawab Kekhawatiran Para Guru dan Orangtua | Bhayangkara Nusantara

Satgas TMMD 108 Kodim Sragen Menjawab Kekhawatiran Para Guru dan Orangtua

 97 total views

SEJUMLAH guru dan orangtua menyatakan khawatir dengan perkembangan akademik para siswa setelah diterapkannya pendidikan jarak jauh (PJJ) untuk menekan penularan Covid-19.

Dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa-siswi usia SD serta untuk menanamkan disiplin dan karakter bangsa sejak dini sehingga lahir generasi bangsa yang berkualitas, harus ada langkah yang tepat di tengah pandemi saat ini.

Di sela menyelesaikan sasaran fisik tambahan pada Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 108 di Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Senin (27/07/20), anggota Satgas TMMD Kodim 0725/Sragen menjawab kekhawatiran tersebut.

Saat sedang bertugas di Desa Baleharjo, mereka terlihat asyik bercengkerama dengan anak-anak SD sambil mengajarkan dan menghafalkan Pancasila kepada anak sejak dini, agar setelah dewasa kelak mereka akan terbiasa dengan perbuatan dan tingkah laku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Pada dasarnya, anak sangat membutuhkan bimbingan dari orang lain, terutama orangtua untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila. Hal ini bisa dilakukan dengan permainan, lagu, rekreasi serta cara-cara lain yang menyenangkan bagi anak.

Selain mengenalkan Pancasila kepada anak, anggota satgas TMMd tersebut juga mengajarkan tata cara penghormatan dengan maksud agar tidak lupa cara penghormatan yang benar dan mengajarkan cara-cara sikap tubuh saat melakukan penghormatan terhadap Sang Saka Merah Putih yang saat upacara dilaksanakan di sekolahan.

Keakraban dan kebersamaan antara anggota TNI Manunggal Membangun Desa dan anak anak sebagai generasi penerus bangsa di antara mereka terlihat jelas dari canda tawanya, bersalaman dan memberikan penghormatan layaknya militer. Mereka terlihat saling bersenda gurau bersama.

Masih di tempat yang sama, Satgas TMMD Reg 108 juga tak sungkan sungkan bersama warga bahu membahu untuk segera menyelesaiakan pekerjaan tambahan dalam TMMD tersebut dengan membangun tolut.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Anggota DPR-RI Ini Bantu APD Covid-19 Bagi Tenaga Medis Klaten

Terbukti dengan semangat para anggota Satgas TMMD memikul batu belah untuk bisa dibawa ke tempat lain dalam pembangunan tolut tersebut.

Ibarat pribahasa “tidak ada rotan, akar pun Jadi”. Tidak ada mobil pikulan bambu pun jadi untuk memindahkan batu batu belah. Iwan/Maryo – Solo Raya

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1