Satgas Covid-19 Pringsewu Gelar Screening Arus Balik Lebaran, 75 Orang Terjaring Langgar Prokes

 117 total views

SATGAS Covid-19 Kabupaten Pringsewu menggelar screening arus balik lebaran sekaligus operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan dengan sasaran masyarakat pengguna jalan yang melintas di jalan lintas barat komplek rest area Kabupaten Pringsewu, Rabu (19/5/21) siang.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, SIK didampingi Kabag Ops AKP Martono, SH.MH, Kadis Perhubungan M. Khotim dan diikuti personil gabungan Kepolisian, TNI, Dishub, Satpol-PP dan Dinas Kesehatan

Tampak terlihat puluhan petugas gabungan secara selektif prioritas memberhentikan dan melakukan pemeriksaan kendaraan umum atau pribadi yang melintas di lokasi penyekatan.

Penumpang yang berasal dari luar wilayah Lampung yang tidak dilengkapi surat keterangan bebas Covid-19 langsung didata dan dilakukan tes Covid-19 oleh petugas medis. Sedangkan warga yang terjaring karena abai prokes langsung ditindak dan diberikan sanksi di tempat.

Baca Juga:  Di Hari Bhayangkara ke 74, Hari Ini Bansos Serentak Mabes Polri Sasar Warga Koja, Jakarta Utara
Baca Juga:  Pimpin Upacara Puncak Peringatan HUT Korpolairud ke-70 Secara Virtual, Kapolri Tekankan 5 Pedoman Ini

Kabag Ops AKP Martono, SH, MH menjelaskan, selama kegiatan berlangsung pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap ratusan kendaraan umum, pribadi maupun sepeda motor yang berplat luar wilayah Lampung maupun kendaraan lokal yang diduga membawa pemudik yang hendak pulang kembali.

Dari pemeriksaan tersebut, sebanyak 25 orang dilakukan rapid test antigen dengan hasil pemeriksaan non reaktif (negativ) Covid-19 dan setelah hasil tes keluar keseluruhan warga tersebut diperbolehkan kembali melanjutkan perjalanan.

Sementara, dalam pelaksanaan operasi yustisi pihaknya juga telah menjaring puluhan warga yang kedapatan abai prokes khususnya dalam hal penggunaan masker.

“75 orang yang terjaring tidak patuh prokes langsung kami berikan sanksi di tempat, adapun sanksi yang kami berikan mulai dari sanksi sosial dengan menyanyikan lagu lagu nasional atau sanksi fisik dalam bentuk push-up. Kemudikan terhadap para pelanggar langsung dibagikan masker secara gratis,” tutur AKP Martono.

Menurutnya, sanksi diberikan sebagai efek jera bagi pelanggar, sedangkan pembagian masker tersebut sebagai bentuk edukasi dan memberikan kesadaran untuk lebih disiplin dalam penggunaan masker sebagai salah satu upaya dalam mencegah tertular ataupun menularkan virus Covid-19. Joko – Pringsewu

Komentar Anda
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0