Sarif firmansyah Direktur CV.Trissan pools penipu cek kosong

 946 total views

 

Bhayangkaranusantara.com,-Kasus Cek Kosong, dilakukan oleh Sarip firmansyah terhadap seorang Pengusaha Aliman direktur PT.Anugerah Limando internusa dalam proyek pembuatan kolam renang disebuah hotel Alium jodoh tepatnya dilantai tiga hotel tersebut hingga pengusaha tersebut merugi hingga ratusan juta rupiah.

Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan uang senilai Rp.114.700.131 Saat ini sudah P21 yang disidangkan oleh pengadilan tata usaha negara batam.

Baca Juga:  Mengaku sat narkoba polres bekasih kota 6 orang tak di kenal mengku sat narkoba

Permasalahan tersebut ada kesan Sarif firmansyah terkesan sengaja hampir satu tahun lamanya kami menunggu kepastian dari kasus cek kosong ini,” katanya.

Dia menjelaskan, kasus itu dilatar belakangi kerja sama kegiatan proyek kolam renang Kala itu, menjadi direktur salah satu perusahaan bidang konstruksi renovasi kolam renang.

Melalui kerja sama, kedua belah pihak menyanggupi sebagai penyuplai material dan kebutuhan untuk PT.Anugerah limando internusa yang dipimpin Aliman. Namun, hingga selesainya pekerjaan dan anggaran kegiatan dicairkan, Sarif firmansyah membayar Aliman dengan dua lembar cek tunai senilai Rp. 49.157.199.- pada tanggal 04 Januari 2020 dan untuk cek tunai kedua tanggal 10 Januari 2020 sebesar Rp.114.700.131 kedua cek tersebut berasal dari Bank Bukopim Namun pada saat dicairkan tidak bisa alias cek kosong pada cek tunai yang kedua itu.

Baca Juga:  Subdit III Ditresnarkoba Polda Jatim Gerebek Hiburan Malam, Tersangka dan Barang Bukti Ekstasi Diamankan

Terdakwa mengatakan kepada saksi korban “ini cek kita pak” Iya pak pasti ada dananya sesuai tanggal tersebut.”

Selanjutnya pada tanggal 09 Januari 2020 saksi Danti febriana aviasti yang merupakan stafg acounting CV.Trissan pools menelpon staff saksi korban Eet sahbana mengatakan untuk cek tanggal 10 januari 2020 jangan dicairkan karena pembayarannya akan melalui transfer Rekening BCA saksi korban sebesar Rp.49.157.199.

Kemudian pada tanggal 22 Januari 2020 saat akan dilakukan proses kliring cek kedua dengan nomor cek 1219106016 yaitu sebesar Rp.114.700.131.- dibank CIMB Niaga sei panas ternyata dari pihak Bank menyatakan dicek tersebut saldo tidak mencukupi dan kliring lagi pada tanggal 29 Januari 2020 diBank Niaga dimana pihak Bank mengeluarkan surat penolakan dan menerangkan bahwa rekening sudah ditutup.

Setelah mengetahui dari pihak Bank CMIB Niaga bahwa rekening tersebut saksi korban menemui terdakwa dikantornya dan terdakwa meminta waktu untuk sisa pembayaran akan ditransfer paling lambat tanggal 10 Februari 2020 dan pihak CV.Trissan pools dibuat dengan surat pernyataan pada tanggal 04 Februari 2020 Namun hingga tanggal 10 Februari 2020 terdakwa Sarif Firmansyah selaku direktur CV.Trissan pools tidak juga mempunyai itikad baik untuk melakukan pembayaran hingga saat ini.

Bahwa pekerjaan renovasi kolam renang dilantai tiga hotel Alium Jodoh yang dilakukan oleh CV.Trissan pools telah selesai dan telah dibayar sebesar Rp.380.000.000,- pada tanggal 07 April 2020 oleh PT.Trimitra omega pratama yang memberikan pekerjaan tersebut kepada CV.Trissan pools namun Sarif Firmasyah selaku direktur uang dari pekerjaan tersebut digunakan sehari-hari untuk kepentingan pribadi dan jelas melanggar pasal 372 KHUP.

Mar.

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0