Renungan dan Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Bangkalan ke 489 | Bhayangkara Nusantara

Renungan dan Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Bangkalan ke 489

 264 total views

RENUNGAN dan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bangkalan ke 489 digelar di Pendopo Agung Bangkalan, Sabtu (24/10/2020).

Kegiatan diinisiasi Istri Bupati Bangkalan, Zaenab Zuraidah Latif, SE dengan menggerakkan peringatan Hari Jadi Bangkalan yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Acara ini dianggap sakral dan tidak bisa diubah sehingga jadi kegiatan wajib setiap tahun pada tanggal 24 Oktober.

Baca Juga:  Tindaklanjuti Arahan Presiden, Zaezura: "Mari Budayakan PHBS"

Untuk tahun ini, moment HUT ke 489 Kabupaten Bangkalan diawali sejak pagi hari dengan berziarah ke Makam Agung Bangkalan di Arosbaya. Dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan yang akrab disapa Zaezura tersebut di dampingi Disbudpar Bangkalan, Ketua TP-PKK Desa Arosbaya, Ketua TP-PKK Desa Makam Agung, dan Dewan Budaya.

Sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan, Zaezura terlihat bersinergi menyatukan seluruh lintas sektoral, elemen organisasi masyarakat untuk hadir. Setiap instansi atau organisasi maksimal dua orang hadir di Pendopo Agung Bangkalan. Sementara anggota lainnya mengikuti secara virtual di malam harinya,

Di antaranya sebut saja, para Ibu Forkopimda Kabupaten Bangkalan, Dharmawanita, istri para camat/kepala desa, Nahdlatul Ulama (NU), PAC Fatayat, PAC Muslimat, Ranting Muslimat, Pramuka, Generasi Remaja (Genre), Ikatan Guru Taman Kanak Indonesia (IGTKI), Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Usia Dini (Himpaudi), Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Kacong Jebbing Bangkalan (KJB), Cong Kene’ Beng Anak, Pemuda Pecinta Sejarah dan Budaya Bangkalan dan Dewan Budaya Kabupaten Bangakalan.

Hadir juga dalam kegiatan, Wakil Ketua TP-PKK Bangkalan Hj. Sunarti Mohni (isteri Wakil Bupati bangkalan), Ketua PCNU Kabupaten Bangkalan KH. Makki Nasir beserta Isteri, Wakil Ketua PC NU Bangkalan KH. Dimyati Muhammad, dan Ketua Veteran Djoefri.

Baca Juga:  Bangkalan, Sejuta Kisah Segudang Cerita: Tahta, Cinta dan Putri Mahkota

Pada kesempatan itu Zaezura menyampaikan terimakasih banyak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bangkalan yang sudah berbuat dan membawa nama harum Kabupaten Bangkalan, juga yang ada di luar Bangkalan.

“Mari kita jaga Kabupaten Bangkalan, miliki dan bangga menjadi orang Bangkalan, bersama satukan untuk membawa Bangkalan lebih baik dan maju dengan Jargon Bhangkalan Abhelih Oneh Bhangkalan Parjugheh (Bangkalan Kembali ke Fitrahnya, Bangkalan Sejahtera),” tutupnya. Waid – Bangkalan

Tonton juga videonya

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0