Rekor Baru Polda Kaltim Gagalkan Penyelundupan Sabu

 226 total views

POLDA Kaltim berhasil menggagalkan penyelundupan 25 kilogram sabu dengan tersangka sebanyak lima orang. Pengungkapan ini merupakan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menjelaskan, kasus penggagalan penyeludupan sabu ini merupakan terbesar dan memecahkan rekor yang pernah diamankan Polda Kaltimtara, yakni sebesar 7 kg. Hal ini disampaikannya dalam keterangan pers di Mapolda Kaltim, Selasa (11/5/21).

Sabu yang dikemas dalam kantong ukuran 1 kilogram ini dipacking menggunakan plastik bertuliskan bahasa Cina yang diambil dari sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara pada 8 Mei 2021.

“Pengungkapan rekor baru di Polda Kaltim tentu ini jadi perhatian serius dari Kaltim. Kaltim sekarang kemungkinan jadi tempat peredaran yang potensial,” kata Herry Rudolf Nahak kepada awak media.

Baca Juga:  Tahun 2020, Grafik Angka Kriminalitas di Kebumen Menurun
Baca Juga:  Akibat Main Hakim Sendiri, 9 Pelaku Penganiayaan di Banyudono Ditangkap Tim Sapu Jagad Polres Boyolali

Dijelaskan, kronologi pengungkapan kasus ini bahwa barang diambil dari sebatik kemudian dibagi 2 paket dari 25 kg yakni 12 kg akan dibawa ke Samarinda dan 13 kg dibawa ke pare-pare Sulawesi Selatan yang dibawa melalui jalur laut.

“Cerita dari para pelaku pesan dari Parepare kemudian sewa kapal dari Wakatobi Kendari berangkat ke Sebatik dan didrop di Balikpapan kemudian diedarkan Samarinda dan daerah lainnya. 13 kg rencananya mau dibawa ke Pare-pare, kita bersyukur pelaku telah ditangkap, dan dikembangkan jaringan lainnya,” ungkapnya.

Dalam kasus ini Kapolda Kaltim mengamankan 5 tersangka yakni LO AM (45), LO SL (48) bertindak sebagai kurir sedangkan 3 sebagai ABK kapal yakni S (22), AAT (22) dan RAA (23).

“Sekitar 10 menit setelah penangkapan 3 tersangka, kemudian diamankan lagi 2 tersangka AAT dan RAA di jembatan Manggar yang bertugas untuk mengambil sabu 12 kilo dari Lo AM dan kawan-kawan untuk dibawa ke Samarinda, dan mereka tahu dapat upah masing-masing 50 juta,” tambahnya.

Dengan kode tertentu sudah ada yang jemput barang tersebut. Sandar di Manggar ada dua orang yang jemput yaitu AAT dan RAA dan mereka menyebutnya baru sekali. “Jika dikonversikan Polda Kaltim berhasil menyelamatkan 125.000 jiwa dari bahaya narkoba,” terangnya.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya 1 buah perahu motor, 5 buah handphone, unit sepeda motor, dan 1 buah tas ransel.

“Kelima tersangka terancam pasal 114 ayat 2 subs pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 2 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman minimal 10 tahun dan maksimal seumur hidup,” pungkasnya. BN01/ADE – Kaltim

Komentar Anda
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0