Rapat Banggar DPRD Jabar Setujui BPMU, Ketemunya di Angka Segini…

 1,240 total views,  2 views today

H. Abdul Hadi Wijaya

HARI terakhir Rapat Banggar DPRD Jabar untuk memutuskan detail-detail anggaran 2021 telah selesai. Selanjutnya pada Senin (23/11) akan ada paripurna pengesahan. Ini sesuai dengan jadwal waktu untuk bisa dievaluasi oleh Kemendagri.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc menyebutkan, terkait pendidikan pihaknya memiliki tugas moral dari para guru swasta, yaitu terkait APBD untuk Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) agar bisa dinaikkan. Di mana tahun lalu BPMU ini nilainya Rp. 550 ribu per siswa per tahun ini.

“Pada saat pembahasan-pembahasan kebijakan umum anggaran plafon BPMU ini naiknya baru 50 ribu jadi Rp. 600 ribu. Alhamdulillah dengan diskusi cukup panjang dalam tiga hari terakhir Rapat Banggar ini, angka yang bisa disepakati dan masih bisa disisihkan dari pendapatan-pendapatan yang ada di Pemprov, ketemunya di angka Rp. 700 ribu per siswa per tahun,” kata politisi PKS ini saat dihubungi melalui selulernya, Jumat (20/11).

Baca Juga:  Upaya Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Wabup Pringsewu Konsultasi ke Ombudsman RI Lampung
Baca Juga:  Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Digelar Kecamatan Mondokan, Sragen
Baca Juga:  Deras Dukungan, IMB Ikut Kawal Musa-Dito ke KPU Lampung Tengah

Pria yang akrab disapa Gus Ahad ini pun melanjutkan, BPMU tersebut menyangkut hampir 1,2 juta anak yang merupakan siswa SMA, SMK, SLB, dan MA swasta. “Total nilai BPMU sebesar Rp. 909 miliar atau hampir Rp. 1 triliun yang diperuntukkan bagi sekolah-sekolah non-negeri yang ada di Jabar,” ucap legislator asal dapil Purwakarta-Karawang ini.

Adapun kenaikan BPMU sebesar Rp. 150 ribu patut disyukuri. “Alhamdulillah meski kami tidak sepenuhnya puas tapi patut disyukuri. Inilah realitas kesepakatan politik yang hari ini bisa dicapai. Ini yang bisa saya laporkan kepada stakeholder pendidikan di Jawa Barat. Ya inilah fakta yang kita dapat, harus kita syukuri,” kata Gus Ahad.

Ia juga berharap pada saat proses pencairan tidak ada masalah-masalah yang berarti sehingga bisa cepat masuk ke sekolah-sekolah swasta sesuai proporsi jumlah siswa yang dimilikinya masing-masing. “Menghitungnya cukup mudah. Siswa yang ada didaftar Dapodik Jabar Tahun 2020 dikalikan Rp. 700 ribu, maka itulah yang diterima sekolah tersebut,” ucapnya.

Gus Ahad juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas doa dan dorongan semangat dari semua pihak. “Ini lah kontribusi kami, khususnya dari Komisi V DPRD. Saya haturkan terimakasih atas doa, dorongan, dan semangat kepada kami,” ujarnya. Acep – Jabar

Komentar Anda

+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0