Puluhan Organ Sayap Partai Berkarya Ancam Demo Menkumham | Bhayangkara Nusantara

Puluhan Organ Sayap Partai Berkarya Ancam Demo Menkumham

 377 total views

PASCA pertemuan Front Nasional Berkarya (FNB) berkumpulnya Ormas-Orsap Partai Berkarya di Kantor FNB dan Pertemuan puluhan Organ Sayap (Orsap) Partai Berkarya di Saung Berkarya Hambalang Bogor yang diinisasi Ormas, Orsap Partai Berkarya Sabtu (25/7/20) lalu dan dihadiri Ketua Umum Partai Berkarya H. Hutomo Mandala Putra, SH (Tommy Soeharto), FNB memastikan akan melakukan komunikasi persuasif dengan Kemenkumham memberikan pemahaman tentang kisruh adanya munaslub ilegal.

FNB akan memberikan pemahaman legal standing hukum tentang kenapa Munaslub Partai Berkarya ilegal. Perlu diketahui Munaslub dilakukan tidak melibatkan kepengurusan inti DPP Partai Berkarya.

Terlebih Ketua Umum Partai Berkarya yang juga sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Berkarya pun tidak dilibatkan. “Bahayanya lagi tidak ada legal standing Munaslub, ungkap Ketua Umum Front Nasional Berkarya Tri Joko Susilo, SH dalam keterangan persnya yang diterima redaksi, Senin (3/8/20).

Perlu pula diketahui, dari hasil Rapat Pleno dan Rapimnas IV Partai Berkarya yang dilaksanakan di Gedung Granadi, Jakarta, Rabu (8/7/20) lalu, mereka yang menginisiasi adanya Munaslub Partai Berkarya melalui forum tertinggi setingkat munas tersebut, DPP Partai Berkarya telah melakukan keputusan bersama.

“Dari yang hadir 30 pengurus Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) dan puluhan ormas yang berada di Partai Berkarya yang hadir sepakat dan putusan ketuk palu sah langsung dari Ketua Umum Partai Berkarya sekaligus sebagai pimpinan sidang, mencabut keanggotaan dan mencopot sebagai pengurus maupun juga sebagai anggota Majelis Tinggi Partai,” ujar Tommy, dalam Rapat Pleno Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya.

Tommy Soeharto juga menegaskan, dalam Rapimnas IV Tersebut , mereka yang telah dipecat dilarang keras menggunakan simbol-simbol partai.

“Semoga ini semua menjadi pertimbangan Kemenkumham, Munaslub Partai Berkarya diselenggarakan oleh orang-orang yang melanggar konstitusi Partai, dan mereka sudah dipecat keanggotaanya di Partai Berkarya,” kata Tommy.

Baca Juga:  GSVL Sambut Baik Kunjungan Kajati Sulut ke Ruang C3 Pemkot Manado

Lebih lanjut dikatakan, jika komunikasi persuasif tidak diindahkan Front Nasional Berkarya akan melakukan aksi jalanan demo di depan kantor Kemenkumham dengan kepastian bila tidak ada tindak lanjut dari kemenkumham untuk menjaga amanah konstitusi dan marwah Partai Berkarya yang menempatkan bahwa Tommy Soeharto yang memegang kelangsungan kepemimpinan Partai Berkarya.

“Sekali lagi, demo adalah jalan terakhir, kami percaya bahwa Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan benar-benar memahami apa itu arti Demokrasi. Saya percaya, Menkumham yang berasal dari parpol mengerti benar pola berpartai yang benar dalam menjalankan roda organisasi “ujar Tri Joko Susilo, SH Ketua Umum PERISAI Berkarya sekaligus Ketua Umum Front Nasional Berkarya.

Ia juga menyebut bahwa jalan menjadi negarawan bagi Menkumham akan terlihat dalam sejarah apakah mampu menghargai konstitusi partai yang notabene partai itu diakui resmi dan sah oleh negara atau tidak.

“Pak Jokowi, Pak Luhut dan Menkumham pastilah orang yang menjadi teladan dalam menjaga tegaknya demokrasi di partai selaku alat rakyat,” kata Tri Joko Susilo, khawatir Menkumham lupa cara menghargai partai politik seperti tiba tiba menemui peserta hasil munaslub abal-abal.

Tri Joko Susilo juga meyakini bahwa Menkumham adalah menteri terdidik dan pasti tak mau melakukan hal-hal yang tak memberikan pendidikan politik yang baik dalam dinamika berpolitik di negara ini.

“Jangan coba coba mengobok-obok Partai Berkarya dan kami memastikan seluruh kekuatan pelopor massa di tubuh Partai Berkarya memberikan perhitungan yang keras dengan menurunkan massa aksi di depan kantor Menkumham kalau ia melakukan pengesahan pada munaslub yang tidak sesuai AD/ART partai,” tukas Tri Joko Susilo.

Baca Juga:  Masyarakat Tionghoa Indonesia Komitmen Bangun Negara dan Bangsa Indonesia

Lebih jauh Tri juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan ormas orsap yang berada di dalam Partai Berkarya dan yang di luar partai yang telah memberikan kekuatan energi positif memberikan dukungan kepada Ketua Umum Tommy Soeharto untuk terus semangat memimpin Partai Berkarya.

“Ucapan terimakasih yang sangat mendalam juga kepada rekan-rekan media yang telah memberikan pemahaman ke publik bahwa Partai Berkarya yang sah adalah di bawah kepemimpinan Tommy Soeharto,” kata Tri.

Tak hanya itu, Tri Joko Susilo juga meminta dukungan ulama, gerakan kepemudaan dan lainnya untuk menjaga marwah Partai Berkarya dari orang-orang barisan sakit hati dan barisan genit pragmatis kekuasaan kepentingan penuh muslihat. BN01/TORI – JAKARTA

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1