Puluhan Media "Polisikan" ACC Finance Karena Langgar Kasus Ini... | Bhayangkara Nusantara

Puluhan Media “Polisikan” ACC Finance Karena Langgar Kasus Ini…

 334 total views

NASIB apes dialami Indra (42), seorang wartawan yang berdomisili di Bratang, Surabaya. Saat dalam perjalanan menuju Polrestabes Surabaya untuk melakukan liputan, tanpa diduga mobil yang dikemudikannya dihadang empat orang tak dikenal di Jl. A. Yani Surabaya, Selasa (14/7/20).

Sempat terjadi ketegangan antara Indra dan kelompok pria berwajah seram yang diduga debt collector tersebut. Namun karena tak mau terjadi keributan, Indra yang berprofesi sebagai jurnalis Khabar XXI menuruti kemauan mereka menuju ke sebuah tempat di Jalan Jemursari Selatan IV, Surabaya. “Saya tidak tahu itu tempat apa, karena tidak ada papan nama atau keterangan apapun,” ungkap Indra.

Indra berupaya melakukan mediasi kepada pihak perampas mobil yang dikendarainya yang mengaku sebagai collector ACC di jalan Jemursari Selatan IV Wonocolo, Surabaya tapi tetap tidak ada solusi. Rabu (15/07/2020), Indra kembali mendatangi tempat tersebut.

Dalam penuturannya kepada awak media ia menyampaikan bahwa dirinya mengharap ada solusi dari pihak collector. “Pada hari Selasa (14/07/20) saya dihadang, bahkan sempat mobil saya digedor gedor di area Jalan Achmad Yani Surabaya, mengaku dari debt collektor ACC Finance untuk merampas mobil saya, tapi saat saya minta surat tugas tidak punya, tapi saya digiring yang katanya kantor di jalan Jemursari Selatan IV, karena saya ketakutan ya saya ikut,” tuturnya.

Hari Rabu (15/07/20), Indra kembali mendatangi tempat tersebut untuk meminta solusi. “Tapi ya masih buntu, padahal kemarin katanya saya disuruh bayar angsuran minimal 1(satu) bulan ke kantor ACC yang ada di area Waru (Sidoarjo), tapi kata pihak ACC sudah tidak bisa, dan saya harus kembali lagi di tempat yang diketahui seperti gudang di Jalan Jemursari IV, Surabaya tersebut, lagi lagi masih buntu,” imbuh Indra saat diwawancarai puluhan wartawan.

Baca Juga:  Tak Maksimal dalam Tegakan Pelanggaran Pilkada, Bawaslu Kota Tomohon Dinilai Bekerja Setengah Hati

Sangat disesalkan saat puluhan wartawan berharap ada konfirmasi dari pihak ACC Finance di tempat yang belum jelas bentuknya entah gudang atau kantor, dikarenakan tidak adanya plakat sebagai identitas, puluhan wartawan tersebut malah diusir.

Akibat pengusiran tersebut, puluhan wartawan sepakat melaporkan tindakan petugas ACC ke Polrestabes Surabaya karena pihak collector ACC Finance dianggap melanggar Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers

Hal ini diketahui dengan Surat Laporan : STTLP/B/663/VII/Res.1.24/2020/Jatin/Polrestabes Surabaya atas nama Bayu Bargowo wartawan Dimensi News, dengan terlapor nama Irka Dkk (internal ACC Finance),

”Saya di sini mewakili kawan kawan wartawan yang tadi juga sempat mendapatkan perlakuan yang sama, kurang lebih ada 12 media termasuk media saya,” ujar Bayu saat dikonfirmasi.

Diketahui kurang lebih 12 media yang turut melaporkan atas nama Irka Dkk (internal ACC) dengan tindak pidana mengusir pers/wartawan dalam peliputan sebagaimana dimaksud dalam pasal 18 ayat 1 UU RI No 40 tahun 1999 tentang Pers. Red/BN01 – JATIM

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1