Program P3DA XI Lemhannas RI Resmi Ditutup, Pesan Gubernur Lemhannas: “Jaga Nama Baik Almamater” – Bhayangkara Nusantara
Program P3DA XI Lemhannas RI Resmi Ditutup, Pesan Gubernur Lemhannas: “Jaga Nama Baik Almamater”

Program P3DA XI Lemhannas RI Resmi Ditutup, Pesan Gubernur Lemhannas: “Jaga Nama Baik Almamater”

 248 total views,  1 views today

GUBERNUR Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Letjen TNI Purn Agus Widjojo secara resmi menutup kegiatan Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) XI Tahun 2020 Lemhanas RI yang diselenggarakan sejak 30 November s.d 4 Desember 2020. Upacara penutupan kegiatan tersebut digelar di Gedung Lemhannas RI, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 10 Jakarta, Senin (7/12/20).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 26 peserta yang terdiri dari 9 orang bupati, 3 orang Wakil Bupati, 4 orang Walikota, 1 orang Wakil Walikota, 7 Ketua DPRD, 1 Wakil Ketua DPRD dan 1 orang Sekretaris Daerah Kabupaten. Adapun lulus dengan penghargaan Predikat Akademik Terbaik pada P3DA 11, yaitu Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Brigjen TNI Purn Taufik Hidayat, SH, MH.

 

Baca Juga:  Kepala BNNP Jatim Apresiasi Road Show FOKAN Jatim dalam Giat Covid-19 dan Berantas Narkoba
Baca Juga:  Tinjau Paragon Mall dan Pasar Karangayu Semarang, Kapolri dan Panglima TNI Jamin Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Nampak hadir Bupati Bangkalan, H. R. Abdul Latif Amin Imron didampingi istri Zaenab Zuraidah Latif, SE. Pada upacara penutupan, para peserta menerima sertifikat. Bupati Bangkalan dan istri menerima sertifikat penataran Istri/Suami Peserta Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) XI Tahun 2020 Lemhannas RI yang ditandatangani Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI Purn Agus Widjojo

Gubernur Lemhannas RI dalam sambutannya mengatakan, dengan bekal wawasan yang telah diberikan selama dua bulan, Lemhannas RI menaruh harapan besar kepada seluruh Alumni P3DA 11 untuk mampu mengimplementasikan seluruh ilmu, pengetahuan dan wawasan yang diperoleh selama pendidikan melalui pemahaman dan cara berpikir komprehensif, integral, holistik, dan sistemik sebagaimana alumni pelajari selama pendidikan. Bekal ini menjadi acuan dalam penyusunan berbagai kebijakan dan mencari solusi permasalahan sesuai spesifikasi daerah masing-masing

 “Laksanakan tugasmu sesuai dengan ketentuan yang ada tanpa memperhitungkan untung rugi dan hindari tindakan untuk kepentingan sempit maupun pribadi. Tegarlah menghadapi godaan yang seolah memberi keuntungan besar jangka pendek tapi sebenarnya merugikan reputasi dalam jangka panjang. Bila kita tidak bisa tegar untuk bertahan pada ketetapan yang ada ingatlah implikasi yang merugikan bagi keluarga,” pesan Agus kepada para alumni.

Setelah menyelesaikan pendidikan, para alumni akan kembali sepenuhnya melaksanakan peran dan kewenangan dalam jabatan politik masing-masing sebagaimana sudah menjadi pengalaman para alumni.

Agus juga menekankan kepada para alumni terkait peran alumni untuk membawakan dan menegakkan materi pembekalan selama di Lemhannas RI berupa Konsensus Dasar Bangsa yang terdiri dari Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan ruh yang terkandung dalam Sesanti Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga:  Kunjungi Konstituen, Taqwa Mulller Serap Aspirasi Masyarakat Desa Lera, Luwu Timur

“Dalam praktiknya, seluruh elemen tersebut merupakan Konsensus Dasar Bangsa yang didapat melalui kesepakatan-kesepakatan bangsa merupakan kunci yang memersatukan bangsa ini dan telah dibuktikan melalui pengalaman sejarah bangsa,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Agus juga menekankan para alumni harus mampu menjadi pemimpin daerah yang bermoral, beretika, yang paham tentang wawasan kebangsaan serta mampu mengatasi permasalahan di daerah.

Selain itu, penting untuk para alumni meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap perkembangan kondisi sosial kemasyarakatan di daerah masing-masing. “Saya mengajak para alumni untuk menjaga nama baik almamater,” kata Agus. Waid/MCM/BN01 – Jakarta

 

Komentar Anda

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
3
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0