Program Lacada Bupati Indramayu Bikin Ketar Ketir Pengguna Aset Pemkab

 688 total views

SATU dari 10 Program Unggulan Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina Da”i Bachtiar, SH, MH yakni Lacak Aset Daerah (Lacada) bikin ketar ketir para pengguna aset Pemda. Pasalnya program ini memerintahkan seluruh kecamatan untuk mengumpulkan semua aset desa untuk didata

Aset tersebut berupa kendaraan roda dua maupun empat guna didata sebagai kontroling agar seluruh desa yang ada di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat benar-benar merawat dan menjaganya.

Salah satunya di Kecamatan Kroya, aset daerah dari berbagai desa dikumpulkan untuk didata pada Jumat (16/4/21). Hal itu dibenarkan salah seorang pegawai Kecamatan Kroya Bagian Staf Barang Mustari kepada bhayangkaranusantara.com

“Ya betul Pak, hari ini semua desa yang ada di Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu menyerahkan aset desa berupa kendaraan roda dua dan empat untuk didata,” kata Mustari.

Baca Juga:  Lagi, Rumah Tak Layak Huni Ditemukan di Purbalingga, Saat Hujan Atap Bocor
Baca Juga:  Bawaslu Kota Tomohon Limpahkan 12 ASN Tak Netral ke Komisi Aparatur Sipil Negara

Mustari mengatakan, ada 9 desa di Kecamatan Kroya dan hari ini semua sudah menyerahkan inventaris tersebut untuk didata. “Ada salah satu aset desa yang masih dipegang salah satu mantan Kades Sukamelang periode yang dulu masih belum menyerahkan aset tersebut dan sekarang akan dilacak oleh Pemkab Indramayu,” tuturnya.

“Bukan kepala desa yang aktif, tapi mantan yang berinisial WLM dan itu berupa satu unit motor masih dipegang sama beliau,” ucap Mustari, seraya menegaskan hal itu bukan kewenangan pihaknya, tapi dari inspektorat yang akan melacak aset desa yang masih belum dikembalikan.

Hal ini pun dibenarkan Camat Kroya, Haryono, SH. “Ya betul semua ada 9 desa di Kecamatan Kroya. Alhamdulilah hadir semua untuk diverifikasi data dan kelengkapan administrasi surat-suratnya, baik mobil maupun sepeda motor,” tutur Haryono, SH

Mengenai aset desa yang masih dikuasai salah satu mantan kades, sementara pihaknya belum menerima hasil verifikasi dari lapangan. “Apabila terbukti benar adanya kami akan tindaklanjuti berdasarkan hasil evaluasi hasil dari Inspektorat,” kata Haryono, SH

Harapannya selaku Camat Kroya kepada para pemegang aset daerah harus menjaga dan merawatnya. Apabila tidak mentaati peraturan dan manakala dia menghilangkan kendaraan yang ada, ia akan dikenakan Tuntutan Ganti Rugi (TTGR).

“Jadi sekali lagi mohon apabila kita diberikan aset daerah berupa kendaraan, baik roda dua maupun roda empat harus dijaga dan dirawat,” kata Haryono, SH. Atim Sawano – Indramayu

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0