Polsek Banding Agung Kembali Ciduk Pelaku Curanmor, Bukti Polisi Cepat Proses Aduan Masyarakat

 1,687 total views

KEBERHASILAN menumpas kejahatan ditunjukkan anggota Polsek Banding Agung dalam mengungkap kasus pencurian bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah hukumnya.

Ini dibuktikan jajaran Polsek Banding Agung dengan reaksi cepat dalam melayani, menangani dan memproses laporan pengaduan dari masyarakat.

Salah satunya dalam perkara tindak pidana pencurian yang terjadi pada korban JP (24), warga Kelurahan Simpang Sender, Kecamatan BPR Ranau Tengah, Kabupaten OKU Selatan.

Baca Juga:  Polres Lampung Tengah Beberkan Hasil Operasi Cempaka Krakatau 2021
Baca Juga:  Berkas Perkara Kebakaran Gedung Kejagung P21, Awal 2021 Dilimpahkan ke JPU

Berdasarkan nomor laporan LP:B/03/11/2021/Sek. BDA tentang Pencurian tertanggal 19 Februari 2021 lalu, jajaran Polsek Banding Agung berhasil menangkap tersangka CD (31), warga Kelurahan Simpang Sender, Kecamatan BPR Ranau Tengah.

Kasus inu terjadi berawal pada Jum’at (19/2/21) sekira dini hari pukul 01.30 Wib. Saat itu korban sedang tertidur dan pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel kunci pintu melalui celah papan yang terbuka menggunakan potongan kayu papan.

Suasana lingkungan rumah korban yang sepi, membuat pelaku leluasa menjalankan aksinya mengambil motor milik korban. Tahu akan kejadian tersebut, saksi JP melaporkan pelaku hal itu ke Polsek Banding Agung.

Kemudian anggota Polsek Banding Agung melakukan pengintaian selama beberapa minggu. Setelah diperoleh informasi dan dipastikan pelaku berada di titik yang dicurigai, anggota Polsek Banding Agung melakukan penangkapan dengan tindakan tegas terukur, Jum’at (26/3/21) di kediaman orang tua pelaku beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor Beat berwarna merah putih.

Kapolsek Banding Agung Iptu Abusama, SH saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya membenarkan, saat ini jajarannya berhasil membekuk satu orang tersangka pelaku atas nama CD, pada Jum’at, (26/3/21) yang lalu.

“Pelaku sudah kami tahan, adapun sanksi yang dikenakan yaitu melanggar pasal 363 ayat (1) butir ke (3) KUHP Pidana dengan ancaman kurungan paling lama 7 (tujuh) tahun penjara,” pungkas Kapolsek, Senin (29/3/21). Slamat-Okus

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0