Polresta Banyuwangi Gelar Simulasi Sispamkota Pilkada Serentak Tahun 2020

Polresta Banyuwangi Gelar Simulasi Sispamkota Pilkada Serentak Tahun 2020

POLRESTA Banyuwangi menggelar simulasi Sispamkota (Sistem Pengamanan Kota) dalam rangka Pilkada Serentak Tahun 2020 di Taman Sri Tanjung, Kabupaten Banyuwangi, Rabu pagi (16/9/20).

Dalam kegiatan tersebut Polresta Banyuwangi menurunkan 1 SSK PHH (Penanggulangan Huru Hara), dipimpin Iptu Agus Riyanto, SE selaku Danki Gas dan 1 SSK Anti Anarkis yang dipimpin Iptu I Ketut Sukasta.

Pelaksanaan simulasi Sispamkota ini mengacu pada Perkap No. 8 Tahun 2010 tentang Tata Cara Lintas Ganti dan Cara Bertindak dalam Penanggulangan Huru-Hara serta Perkap No. 2 Tahun 2019 tentang Penindakan Huru-Hara.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo didampingi para Pejabat Utama Polda Jatim, antara lain Karo Ops, Karo Log, Dirreskrimsus dan Dansatbrimob Polda Jatim.

Simulasi tersebut dilaksanakan untuk antisipasi gangguan lamtibmas selama masa Pilkada Tahun 2020, mulai dari masa kampanye, masa tenang dengan dilaksanakan patroli skala besar, proses pemungutan suara, penghitungan suara hingga langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kerusuhan pasca Pilkada.

Dalam simulasi ini terdapat juga cara melaksanakan pemungutan suara karena berbeda dengan pemilu sebelumnya dan di masa pandemi ini proses pilkada dilaksanakan dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan. Karenanya dilaksanakan juga Operasi Yustisi kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Operasi yustisi ini mengacu pada Inpres No. 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Karenanya, ada beberapa tata cara yang berbeda dari pelaksanaan pilkada sebelumnya, seperti pengecekan suhu sebelum masuk ke tempat pemungutan suara, cuci tangan, prosedur apabila ada pemilih yang suhu tubuhnya di atas 37,5° C dan jika ada pemilih yang secara tiba-tiba pingsan ataupun jatuh sakit. Setelah itu dilanjutkan pada proses kampanye hingga pemungutan suara.

Baca Juga:  Pimpin Wisuda 293 Taruna Akpol di Semarang, Ini Pesan Kapolri kepada Taruna/ni yang Lulus

Dalam simulasi diibaratkan, Satintelkam Polresta Banyuwangi akan terjadi protes dari salah satu pendukung paslon karena hasil penghitungan berbeda. Kemudian Kapolresta Banyuwangi memerintahkan untuk melakukan Panggilan Luar Biasa (PLB) kepada jajaran dan meminta bantuan kepada Kapolda untuk mengerahkan 1 SSK PHH Brimob serta 1 SSK Anti Anarkis.

Saat massa memasuki eskalasi merah, 1 SSK PHH yang dipimpin Iptu Agus Riyanto, SE melaksanakan lintas ganti dengan Kompi Dalmas lanjut. Dilakukan hingga 4 kali pendorongan dan 2 kali penyemprotan oleh AWC (Armored Water Canon) sehingga massa dapat dipukul mundur dan membubarkan diri.

Di hari yang sama terdapat juga kerusuhan massa di Genteng, maka Kapolresta Banyuwangi meminta bantuan kepada Kapolda untuk mengerahkan 1 SSK Anti Anarkis untuk meluncur langsung ke Genteng.

Setelah tiba, langsung Danki Anti Anarkis, Iptu I Ketut Suasta memerintahkan untuk penembakan 1x dengan volcano, lalu tim penindak maju untuk membubarkan massa. Setelah tim penindak tidak mampu, maka volcano melakukan penindakan all out. Terakhir motoris melaksanakan penindakan dengan 2 kali tembakan gas air mata dan massa membubarkan diri .

Acara berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan yang berarti, Wakapolda Jatim yang hadir turut memberikan apresiasi kepada semua yang telah andil dalam pelaksanaan Simulasi Sispamkota di Kabupaten Banyuwangi ini. Bram – Jatim

Facebook Comments