Polres Katingan Ungkap Raibnya Uang 1,2 M Milik Koperasi UGT BMT Nusantara, Pelakunya Ternyata... | Bhayangkara Nusantara

Polres Katingan Ungkap Raibnya Uang 1,2 M Milik Koperasi UGT BMT Nusantara, Pelakunya Ternyata…

 120 total views

JAJARAN Polres Katingan, Polda Kalteng berhasil mengungkap hilangnya uang 1,2 miliar lebih milik Koperasi Baitul Maal Wat Tamwil Unit Gabungan Terpadu (BMT UGT) Nusantara  yang beralamat di Jalan Tjilik Riwut Km 15, RT 01/01, Desa Hampalit, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah, S.I.K, MH membeberkan, pelaku pencurian tersebut ternyata AR (45), Kepala Cabang (Kacab) BMT UGT Nusantara Kereng Pangi, yang mencoba membakar tempat dan kantor koperasi untuk menghilangkan jejak agar seolah-olah terjadi kebakaran.

“Pelaku berhasil diamankan di wilayah Kota Palangka Raya karena beralasan mengantar istrinya berobat,” pungkas Kapolres saat menggelar konferensi pers, Kamis (22/4/21) sekira pukul 11.00 WIB.

Awal mulanya, jelas Kapolres, gedung kantor Koperasi BMT UGT Nusantara mengalami kebakaran, dari kejauhan terlihat kepulan asap yang tebal dari arah kantor tersebut.

Baca Juga:  Ugal-ugalan Bermotor Bikin Resah Masyarakat, Samapta Polda Kalteng Patroli Amankan 4 Remaja
Baca Juga:  Diduga Jual Sabu, Oknum Polisi Tugas di BNN Ditangkap Ditnarkoba Polda Metro Jaya

Kemudian Imansyah Saputra yang juga karyawan koperasi memberitahukan kejadian itu kepada Kacab, lalu mereka berdua bersama-sama menuju kantor.

Setibanya di kantor koperasi, Imansyah langsung melakukan pengecekan ke dalam kantor tersebut. Dirinya tiba-tiba berteriak “Maling..Maling” karena pada saat itu kondisi brankas terbuka.

Apalagi isi berangkas berupa uang dengan total sekitar Rp 1,2 miliar lebih, emas 15 gram dan buku tabungan BRI milik kantor koperasi dengan saldo kurang lebih Rp. 5.8 juta sudah tidak berada di tempatnya lagi.

“Dari hasil olah TKP serta diperolehnya bukti petunjuk, penyidik berkeyakinan bahwa peristiwa tersebut merupakan upaya menghilangkan jejak atau menggelabui aparat kepolisian,” tandasnya.

Saat di rumah pelaku tim penyidik kembali melakukan interogasi terhadapnya dan akhirnya mengakui perbuatannya, kemudian memberitahukan dimana menyimpan barang bukti uang yang dicurinya. Uang tersebut disimpan pelaku di rumahnya.

Kemudian, tim langsung menuju tempat tinggal pelaku yang berada di Jalan Berdikari Gang Anugrah RT 10, Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir dan menemukan tumpukkan uang sejumlah Rp. 1.239.541.000 yang disimpan di atas pariasi plapon rumah di ruang tamu dan satu gelang emas seberat 15 gram yang disimpannya dalam kaleng bekas cat.

Dijelaskan, motif tersangka nekat melakukan pencurian ini dengan aksi membobol uang di tempatnya bekerja lantaran sakit hati terhadap BMT UGT Nusantara yang disebut memotong gajinya selama beberapa bulan terakhir dari besaran Rp. 10 juta menjadi Rp. 4 juta perbulannya.

“Terhadap pelaku, kami jerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” ungkap Kapolres.

Dalam konferensi pers juga dihadiri Wakapolres Katingan Kompol Hemat Siburian, SH, Kasatreskrim Iptu Adhi Heriyanto, SH dan perwakilan Koperasi Muhammad Rahmat Arjadi serta anggota Koperasi. Rahmat – Katingan

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0