Polisi Ungkap Pembunuhan Pengamen Cilik di Temiyangsari, Indramayu, Motifnya... | Bhayangkara Nusantara

Polisi Ungkap Pembunuhan Pengamen Cilik di Temiyangsari, Indramayu, Motifnya…

 1,169 total views

TRAGIS, seorang pengamen yang masih di bawah umur tewas ditikam senjata tajam oleh sekelompok orang tak dikenal di warung pinggir jalan Blok Cilegeng Indah, Desa Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Korban AG (13), pengamen cilik warga Desa Temiyangsari, saat itu sedang beristirahat sejenak di warung tersebut. “Namun tiba-tiba datang seorang preman meminta sebatang rokok secara paksa kepada korban,” kata Aldo, saksi dalam kejadian tersebut, Rabu (10/3/21).

Polisi Ungkap Pembunuhan Pengamen Cilik di Temiyangsari

Baca Juga:  Gegara Sepele, Pasangan Kumpul Kebo Adu Mulut Berujung Penganiayaan, Akhirnya...
Baca Juga:  Miris, Ayah Tiri Ajak Tetangga Tega Gagahi Anak Tirinya Sejak SD

Singkat cerita terjadilah adu mulut antara pelaku dan korban dan berujung pemukulan oleh pelaku hingga korban jatuh. “Lalu datang lagi teman pelaku dan menusuk perut korban hingga tewas,” kata Aldo.

Mengetahui kejadian tersebut, Aldo pun panik dan meminta bantuan kepada masyarakat sekitar untuk memberikan pertolongan dengan menghubungi mantan Kepala Desa Temiyangsari, Haerudin.

Hal ini dibenarkan Kaur Keamanan Desa Temiyangsari, Imang yang menjelaskan kepada media ini lewat pesan WhatApps. “Kemungkinan Pak Kuwu Haerudin langsung menghubungi Polsek Kroya tentang adanya kejadian pembunuhan tersebut,” kata Imang.

Saat itu juga korban langsung dilarikan ke klinik terdekat. Melihat kondisi korban sangat kritis, pihak klinik memberi rujukan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Tapi naas bagi korban, di tengah perjalanan nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia.

Saat itu juga tim gabungan dari Polsek Kroya dan Buser Polres Indramayu dipimpin Kasatreskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara mendatangi lokasi kejadian. Sementara Kanitreskrim Polsek Kroya Aiptu Arip bersama Tim Buser Polres Indramayu melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah tersebut

“Berdasarkan keterangan saksi kejadian pembunuhan itu, dalam kurun waktu 1 kali 24 jam para pelaku berhasil diamankan tim gabungan dari Polsek Kroya dan Tim Buser Polres Indramayu,” kata Aiptu Arip.

Kemudian para tersangka penusukan itu langsung dibawa ke Mapolres Indramayu untuk diproses secara hukum

Kasatreskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara mengungkapkan, peristiwa pengeroyokan hingga meninggal dunia itu terjadi di Desa Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu Kamis (3/3/21) sekitar pukul 12.00 malam.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres OKU Selatan Kembali Ringkus Terduga Pelaku Narkoba

Ia menjelaskan, pengeroyokan itu bermula saat korban bersama temannya hendak pulang setelah mengamen. Saat di lokasi kejadian, dua pelaku yakni BS (18) warga Indramayu dan RAM (17) asal Sumedang sempat mengintimidasi korban.

“Pelaku BS menghampiri saksi Aldo meminta rokok tapi tidak dikasih. Kemudian pelaku BS ini langsung merangkul korban dan memukul korban hingga jatuh terjengkang,” kata Luthfi melalui pesan singkatnya, Minggu (7/3/21),” Imbuhnya

AKP Luthfi Olot Gigantara menambahkan, korban yang terjengkang saat itu berusaha bangkit. Namun, pelaku kembali memukuli korban. “Sempat dipisah oleh saksi. Pelaku BS langsung dibawa rekannya untuk menjauh dari lokasi kejadian (pengeroyokan) tersebut,” ujarnya.

Adapun motif kejadian, pelaku merasa korban adalah orang yang pernah mengeroyoknya di Alun-alun Haurgeulis, Indramayu. “Sehingga ketika melihat korban, pelaku merasa dendam dan langsung memukul korban,” kata Luthfi.

Akibat perbuatannya kini para pelaku dijerat Pasal 80 ayat 3 Undang Undang Nomor 13 Tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Atim Sawano – Indramayu

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
7
+1
1
+1
0
+1
2