Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, AS: Motor Dipreteli Rangka Dijual

 81 total views

UNIT Reskrim Polsek Marangkayu bersama Reskrim Polsek Muara Badak dan Tim Rajawali Polres Bontang berhasil ringkus seorang laki-laki yang diduga melakukan pencurian sepeda motor (curanmor), Jumat (11/6/21) dini hari pukul 03.00 Wita.

Polisi mengamankan pelaku AS (29) di rumahnya Kampung Baru RT/014, Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim

Di rumah pelaku, polisi mengamankan satu unit rangka motor Yamaha Jupiter Z dengan Noka: M1132P20026K266968 dan satu buah mesin motor Jupiter Z dengan Nosin: 2P2-267178.

Pengakuan AS kepada polisi, motor itu diambilnya dari lokasi kebun karet di Kampung Kutai Km 5, Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, kemudian dibawa pulang ke rumah untuk bongkar.

Baca Juga:  Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Kota Semarang
Baca Juga:  Karena Melawan, Polisi Terpaksa Tembak Mati Pelaku Pengedar Ekstasi

Motor hasil curian itu dipereteli, sebagian dipakai sendiri untuk melengkapi motornya yang lain, dan sebagaian lainnya dijual. Bahkan kerangka motor telah dia jual ke seseorang di Muara Badak.

Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo, SIK, MH melalui Kapolsek Marangkayu Sujarwanto, SH membenarkan bahwa anggotanya kembali berhasil mengungkap kasus curanmor setelah sebelumnya mengungkap curanmor pada 4 Juni lalu.

Pengungkapan kasus curanmor yang kedua di bulan Juni ini, berawal dari laporan seorang warga bernama Rudia Hartono, warga Marangkayu Ilir, RT 18, Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu yang melaporkan telah kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z pada Sabtu (10/4/21) lalu pukul 18.00 Wita di kebun karet Km 5 Marangkayu.

Setelah dilakukan penyelidikan, anggota berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti berupa satu unit rangka motor Yamaha Jupiter Z dan satu buah mesin motor Jupiter Z serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru yang diduga sebagai sarana melakukan pencurian.

“Tersangka mengaku dalam melakukan aksinya tidak sendirian, namun berdua bersama temannya yang hingga saat ini masih dalam pencarian,” kata AKP Sujarwanto.

Kini pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Marangkayu untuk dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“Terhadapnya kami jerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian Pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” kata AKP Sujarwanto. Ade – Kaltim

Komentar Anda
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0