Polda Sulsel: Hari Kebangkitan Nasional 2021 Momentum Membangun Spirit Persatuan Bangsa

 117 total views

KAMIS ini, tepat 20 Mei 2021 diperingati bangsa Indonesia sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Tanggal ini dipilih Presiden Soekarno yang dituangkan melalui Kepres Nomor 1 Tahun 1985 sebagai Hari Kebangkitan Nasional di Istana Negara Yogyakarta.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Merdisyam mengungkapkan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai momentum mengenang sejarah perjuangan seorang tokoh bangsa bernama Boedi Oetomo yang lahir bertepatan dengan 20 Mei 1908.

Dijelaskan Kapolda Sulsel, berdirinya organisasi Boedi Oetomo sebagai organisasi sosial bertujuan untuk menggalang kekuatan semua elemen bangsa terutama kalangan terpelajar untuk bersatu melawan penjajah Belanda.

Baca Juga:  Tinjau Gerai Vaksin Presisi di Cafe Dafest, Kapolda Sulsel: Target 1 Juta Vaksin Telah Terpenuhi
Baca Juga:  Dukung Gerakan Berau Bermasker, Kapolres Bagikan 8 Ribu Masker TNI-Polri

Organisasi Boedi Oetomo bergerak dalam di bidang sosial, ekonomi, dan kebudayaan dan tidak bersifat politik. Peristiwa sejarah ini seyogyanya bisa dijadikan kekuatan moral oleh bangsa Indonesia untuk bangkit dari satu kondisi yang kurang baik menjadi lebih baik.

Dengan kata lain, dalam konteks saat ini sudah seharusnya kita sebagai bangsa terus mengingat dan memahami esensi sejarah perjuangan para pahlawan di masa lalu, untuk mewujudkan kemerdekaan salah satunya adalah kiprah Boedi Oetomo.

“Gerakan sosial yang dilakukan Boedi Oetomo harus menjadi spirit bagi bangsa Indonesia terutama kalangan generasi muda dan elite politik untuk dapat mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif, kreatif dan inovatif,” ungkap Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, Kamis (20/5/21).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan menegaskan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2021 ini harus dijadikan bangsa Indonesia sebagai momentum membangkitkan spirit gotong royong, menjaga toleransi antar sesama anak bangsa yang kemudian terciptalah persatuan dan kesatuan di tanah air dari Sabang sampai Merauke, sebagaimana yang tertuang dalam sila ketiga Pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia”.

Zulpan juga merujuk pada suasana kamtibmas pasca insiden bom Katederal Makassar pada akhir Maret lalu. Menurutnya spirit gotong royong, menjaga toleransi antar sesama anak bangsa harus terus diperkuat Polri juga telah berupaya mengambil langkah-langkah preventif dan strategis untuk menjaga potensi gangguan kamtibmas diantaranya melakukan patroli gabungan antara TNI dan Polri, merangkul instansi terkait dari pemerintah

Polda Sulsel saat ini terus menjalin komunikasi dan mengajak para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat Sulawesi Selatan agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang dapat merusak situasi keamanan baik di Sulawesi Selatan maupun daerah lainnya di Indonesia,” ungkap Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan. Askar – Sulsel

Komentar Anda
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0