PMJ Tetapkan 131 Tersangka dalam Kasus Perusakan dan Anarkisme Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja – Bhayangkara Nusantara
PMJ Tetapkan 131 Tersangka dalam Kasus Perusakan dan Anarkisme Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja

PMJ Tetapkan 131 Tersangka dalam Kasus Perusakan dan Anarkisme Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja

 181 total views,  1 views today

KAPOLDA Metro Jaya Irjen Pol. Drs. Nana Sudjana AS, MM didamping Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus dan Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Tubagus Ade Hidayat, S.I.K memimpin konferensi pers terkait kasus pengrusakan dan anarkisme saat aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja pada 8 dan 13 Oktober 2020, Senin (19/10/20) di Mapolda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya menetapkan 131 tersangka dalam kasus perusakan dan anarkisme saat aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja yang berujung rusuh pada 8 Oktober dan 13 Oktober 2020 lalu di Jakarta. Dari 131 tersangka itu sebanyak 69 orang dilakukan penahanan, sementara sisanya dipulangkan meski tetap diproses hukum.

Kapolda mengatakan, dari 131 tersangka itu, sebagian besar adalah pelajar. “Dari 131 tersangka, memang mayoritas paling banyak adalah pelajar, namun ada juga mahasiswa dan pengangguran. Rata-rata pelajar adalah anak SMK dan di situ ada yang bisa dikatakan pelajar kelompok anarko,” ucap Kapolda Metro Jaya.

Baca Juga:  Komitmen Korlantas Polri di Tengah Pandemi, Baksos dan Bakes Kembali Digelar, Ini Sasarannya...

Nana menjelaskan, sebanyak 131 tersangka tersebut terkait dengan beberapa kasus. Antara lain perusakan Gedung Kementerian ESDM, perusakan mobil di Pejompongan, perusakan dan vandalisme oleh kelompok anarko.

“Kemudian kasus ambulans di Cikini, Jakarta Pusat, kasus kerusuhan di Tugu Tani, penganiayaan anggota Reskrimsaus Polda Metro, kasus penganiayaan anggota Polres Metro Tangerang kota, dan perusakan pos polisi,” ungkap Irjen Pol. Drs. Nana Sudjana AS, MM.

Nana Sudjana juga menjelaskan, dari 131 tersangka itu, 20 orang merupakan tersangka kasus pengrusakan halte dan fasilitas publik termasuk pos polisi, di sepanjang Jalan Sudirman.

“Ke 20 orang ini adalah pelakunya yang merusak halte dan fasilitas publik termasuk pos polisi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat,” kata Kapolda.

Baca Juga:  BNN: 654 Titik di Indonesia Daerah Rawan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba

Adapun pasal yang dipersangkakan kepada 131 tersangka itu menurutnya adalah Pasal 212 KUHP, Pasal 218 KUHP, kemudian Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokkan terhadap orang dan barang, serta Pasal 406 KUHP tentang perusakan. BN01 – JAKARTA

Komentar Anda

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0