Pilkada Klaten Masih Dibayangi Bertambahnya Korban Covid-19 | Bhayangkara Nusantara

Pilkada Klaten Masih Dibayangi Bertambahnya Korban Covid-19

 137 total views

PILKADA Kabupaten Klaten masih dibayang-bayangi penambahan Covid 19 yang pada hari ini bertambah lagi 32 orang terkonfirmasi dan pasien sembuh 12 orang.

Ini terungkap dari hasil pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten terkait situasi terkini penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten, Sabtu (5/9/20).

Juru bicara Gusgas PP Covid-19 Klaten, dr. Cahyono Widodo, M.Kes menyampaikan, hari ini terdapat 12 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh serta penambahan 32 orang terkonfirmasi. Sehingga jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi Covid-19 di Klaten menjadi 447 orang. Sebanyak 232 orang menjalani perawatan di rumah sakit/isolasi mandiri, 200 sembuh dan 15 meninggal dunia.

“Hari ini terdapat 12 pasien dinyatakan sembuh, namun ada penambahan 32 orang terkonfirmasi. Pasien sembuh berasal dari Polanharjo, Klaten Utara, Tulung, Wonosari, Karangdowo dan Jatinom. Sedangkan penambahan pasien baru berasal dari Karangnongko, Wedi, Gantiwarno, Klaten Utara, Delanggu, Jatinom, Juwiring, Wonosari dan Karanganom,” tutur dr. Cahyono.

12 pasien yang dinyatakan sembuh hari ini masing-masing berasal dari Polanharjo berinisial NLF (P/37), S (L/53) dan KAA (P/8), Klaten Utara berinisial M (L/30), Tulung berinisial R (L/40), Wonosari berinisial RP (L/27), AK (P/36), WK (L/53) dan W (L/44), dari Karangdowo berinisial S (P/59) dan SP (P/50) serta Jatinom berinisial CM (L/30).

Sebelumnya pasien NLF terkonfirmasi sejak 8 Agustus 2020, R sejak 18 Agustus 2020 dan RP sejak 29 Agustus 2020. Tiga lainnya yaitu pasien S, KAA dan M terkonfirmasi Covid-19 sejak 14 Agustus 2020, empat pasien lainnya yaitu AK, WK, W dan SP terkonfirmasi sejak 27 Agustus 2020. Sementara dua pasien lain yaitu S dan CM terkonfirmasi sejak 30 Agustus 2020.

10 orang dari pasien sembuh tersebut sebelumnya telah menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan medis sedangkan dua pasien lain dirawat di RS Slamet Riyadi Surakarta dan RSI Klaten. “Berdasarkan hasil evaluasi pemeriksaan pasien menunjukkan negatif, maka 12 pasien dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Meskipun boleh diperbolehkan pulang, keempat pasien harus tetap melakukan isolasi mandiri minimal tujuh hari.” tambah dr. Cahyono

Baca Juga:  Tanggap Darurat Covid-19, Pemdes Lanosi Cek Suhu Tubuh Warga dari Rumah ke Rumah

Sementara untuk penambahan pasien positif baru berasal dari Karangnongko berjumlah dua orang, Wedi satu orang, Gantiwarno dua orang, Klaten Utara empat orang, Delanggu dua orang, Jatinom tiga orang, Juwiring satu orang, Wonosari 13 orang dan Karanganom empat orang.

29 orang dari penambahan pasien terkonfirmasi merupakan kontak erat terkonfirmasi Covid-19, dua orang lain dimungkinkan terpapar saat aktivitas sehari-hari di Klaten, dan satu orang lainnya dimungkinkan terpapar pada saat berada di luar deerah.

Saat ini 28 orang sedang menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan tim medis, dua orang dirawat di RSUP dr. R Soeradji Tirtonegoro Klaten, serta dua orang lainnya dirawat di RS PKU Muhammadiyah Delanggu dan RSJD dr Soedjarwadi Klaten

Gusgas PP Covid-19 Klaten tetap mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kesadarannya dan lebih disiplin menaati protokol kesehatan yang berlaku. Tetap berada di rumah, jika terpaksa keluar rumah wajib menggunakan masker, hindari kerumunan, dan terapkan pola hidup bersih dan sehat. Sam/Hum Setda Klaten

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1