Perkuat Sinergitas Hadapi Pilgub, Tiga Lembaga di Sangihe Rakor Bersama Stakeholder – Bhayangkara Nusantara

Perkuat Sinergitas Hadapi Pilgub, Tiga Lembaga di Sangihe Rakor Bersama Stakeholder

 180 total views,  1 views today

DALAM rangka memperkuat sinergitas kelembagaan untuk menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama stakeholder tentang tatacara pencegahan dan penanganan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 di tengah Pilgub dan Wagub Sulut tahun 2020, Selasa (06/10/20) di Hotel Bintang Utara Tahuna.

Rakor selain Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, SE, ME juga dihadiri pimpinan KPUD, Polres Sangihe, Kodim 1301, Kepala Dinas Kesehatan dan unsur Perwakilan Bawaslu Sulawesi Utara, dimulai pukul 10,00 Wita dengan dipandu staf dan pegawai Sekretariat Nawaslu Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai penyelenggara kegiatan.

Ketua Bawaslu Sangihe, Junaidi Bawenti saat diwawancarai bhayangkaranusantara.com usai rakor menyatakan sangat berterimakasih kepada semua stakeholder yang berpartisipasi memberikan saran dan pandangan untuk menciptakan pilkada sukses dengan tidak mengabaikan protokol Covid-19.

Baca Juga:  Bawaslu Sangihe Gelar Bimtek Penyelesaian Sengketa Cepat di Masa Pandemi C-19

“Dalam penanganan pelanggaran protokol Covid pada tahapan kampanye yang kita tau bersama bahwa regulasi tentang hal itu tidak secara spesifik ada dalam hukum acara Bawaslu, sehingga sangat dibutuhkan pembentukan kelompok kerja (pokja),” ungkap Bawenti.

Pihaknya bersyukur kepada semua stakeholder yang berkomitmen untuk sama-sama terlibat menjadi bagian struktur Pokja Penanganan Pelanggaran Protap Covid-19 (Pokja P3-C19).

Selanjutnya sosialisasi kepada masyarakat, paslon dan timses penting dilakukan agar mereka senantiasa mematuhi aturan kampanye. Salah satunya adanya kegiatan menggunakan standar protokol itu sendiri dan pelanggaran terhadap hal ini bisa dikenakan pasal-pasal pidana.

“Sedangkan untuk pembubaran masa lebih tepatnya dilakukan oleh pokja penanganan pelanggaran di tahapan kampanye yang sudah terbentuk,” tambahnya.

Disinggung soal pelanggaran pada pemasangan panji dan APK parpol, Bawenti kembali mengingatkan kepada parpol pengusung calon, paslon dan timses agar pemasangan panji dan alat peraga kampanye (APK) tidak ditempatkan pada fasilitas publik dan pemerintah, karena hal itu sebuah pelanggaran sebagaimana diatur dalam Perbup No. 28 tahun 2018.

Maka dalam waktu dua hari ke depan jika belum ditertibkan, kami berdasarkan kewenangan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah lewat Satpol-PP untuk melakukan tindakan penertiban di lapangan terhadap semua APK dan panji parpol,” tegasnya.

Namun demikian, Junaidi Bawenti tetap berharap kiranya semua pihak mau bekerja sama agar proses pilkada berjalan sukses tanpa ada pihak yang harus mengabaikan aturan aturan yang ada.

Sementara ditemui usai rakor, Kasatpol PP Kabupaten Sangihe, Forkius Parera mengatakan kepada sejumlah wartawan, pada prinsipnya ia dan seluruh jajaran siap menunjang sepenuhnya pembentukan pokja dan menyetujui beberapa personil Satpol-PP masuk dalam tim ini.

“Kami selalu siap dan akan terus memback up semua keputusan Bawaslu Sangihe dalam pengawasan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2020 agar sukses terlaksana,” kata Parera dengan tegas dan mantap. Adrianto – Sangihe
.

Komentar Anda

Bagaimana Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0