Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Pemkab Minahasa Gelar Upacara

 48 total views

Bhayangkaranusantara.com,
MINAHASA,-Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) ke-114 bertempat di Halaman Kantor Bupati Minahasa, Tondano, Jumat (20/05/2022).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Minahasa Ir. Wenny Talumewo, MSi mewakili Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring, MSi.

Upacara ini diikuti oleh Forkopimda, para pejabat dan ASN Pemkab, dengan Perwira Upacara Kepala Dinas KOMIINFO Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo, SE, MSi dan Komandan Upacara Camat Tondano Barat Robert Ratulangi, SPd, MM, serta Rohaniwan pembawa Doa Pdt. Raymond Rende, MT.

Upacara ditandai dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh 3 siswa Paskibraka Minahasa, dilanjutkan dengan membaca Teks Pancasila oleh Inspektur Upacara dan membaca naskah Pembukaan UUD 1945 oleh ASN Anjastyo Wurangian, SSTP.

Dalam sambutan, Asisten Wenny Talumewo MSi membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G. Plate.

Adapun tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-114 saat ini, yaitu “Ayo Bangkit Bersama”. Tema ini sebagai seruan agar kita bisa bangkit dari pandemi COVID-19 yang sudah melanda bersama dua tahun terakhir.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja. Guna memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari kita lihat sejarah di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional,” kutipnya.Ditambahkan bahwa pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia. Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi semangat dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha 1442 H, Bank Sulutgo Tutuyan Salurkan Hewan Kurban

KOMINFO Menteri berharap, kiranya semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk kontekstualisasikan kita pada kehidupan berbangsa saat ini. Di tengah krisis pandemi COVID-19 dan konflik Ukraina – Rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil, kita patut meningkatkan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa.

“Mari terus bekerja keras dan bersinergi menjaga, mempertahankan dan meningkatkan perekonomian nasional indonesia” tulisnya.

KOMINFO juga mengungkapkan bahwa momentum yang baik membuat Menteri dengan peran Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022 mengusung tema “Recover Together, Recover Strong”, dengan tujuan dapat memberikan semangat baru dalam mewujudkan tatanan dunia yang dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang inklusif, serta menjamin kehidupan di masa depan.Pertemuan G20 yang dipimpin oleh Indonesia tahun ini mengusung tiga isu prioritas, yaitu Arsitektur Kesehatan Global yang Inklusif, Transformasi berbasis Digital dan Transisi Energi Berkelanjutan,” kutip Talumewo.

Tema dan isu prioritas G20 yang diangkat di Indonesia, lanjut dia, merupakan cerminan dari kebangkitan kebangkitan kita pada hari ini, yakni keterpurukan di tengah akibat pandemi COVID-19, tidak pernah meluruhkan cita kita untuk pulih bersama dan bangkit lebih kuat.

“Indonesia terus mendorong negara-negara anggota G20 untuk melakukan aksi nyata dan siap berkolaborasi serta menggalang kekuatan sehingga masyarakat dunia dan kemanusiaan dapat merasakan dampak nyata dari kerja sama ini” urainya.

Menteri KOMINFO ini, mengutip ucapan Dr. Sutomo bahwa selama banteng-banteng Indonesia masih memiliki darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, selama itu kita tidak akan menyerah kepada siapa pun juga, maka di tengah momentum penanganan nasional COVID- 19 yang semakin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, menghadapi kita dapat memaknai semangat pantang menyerah Dr. Sutomo untuk bersemangat Hari Kebangkitan Nasional tahun ini sebagai tidak bangkit dari pandemi COVID-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia.

Baca Juga:  Gowes ke Goa Sejuta Kelelawar Desa Kajjen, Istri Bupati Bangkalan: “Ayo, Tunjukan Bangkalan Itu Indah”

Selesai Upacara Bendera berlangsung, para pejabat Pemkab dan semua ASN dan THL melanjutkan kegiatan dengan mengikuti Senam Indonesia Cinta Tanah Air (SICITA) yang digelar di Taman God Bless Minahasa, Lapangan Sam Ratulangi, Tondano.

Komentar Anda
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1