Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

 50 total views

Darurat di wilayah Polres Purwakarta Polsek Bojong kecamatan Bojong yang ditetapkan pemerintah pusat terhadap kota di purwakarta Jawa-Bali menjadi acuan Pemerintah kecamatan Bojong memberlakukan kebijakan tersebut. PPKM Darurat mulai diberlakukan tanggal 12 hingga 20 Juli 2021. Selama penerapan PPKM Darurat, selain seluruh sektor non esensial ditutup, pertokoan, sejumlah ruas jalan akan dilakukan penutupan dan penyekatan.

Kapolsek bojong ipda budiman menyatakan, untuk mendukung pelaksanaan PPKM Darurat ini, pihaknya akan melakukan penutupan dan penyekatan jalan wilayah kecamatan bojong
Personil yang terlibat
1.Kanit Reskrim Polsek Bojong
2.Kanit Provost Polsek Bojong
3.kasi Trantib Kecamatan Bojong
4.3 (Tiga) Personil Polsek Bojong
5.1 (Satu) Personil Koramil 1903/Drd
6.4 (Empat) Personil BKO Yon Zipur 3 Bdg
7.PJS & PLT Kades Sekecamatan Bojong
8.2 (Dua) Personil Nakes Puskesmas Bojong

“Tujuannya agar penyebaran Covid-19 di kecamatan bojong bisa ditekan seminimal mungkin dan keluar dari zona merah,” ungkapnya saat melakukan monitoring dan sosialisasi menjelang diberlakukannya PPKM Darurat di kecamatan bojong the 13 Juli 2021 malam pukul 21. 00 wib s.d selesai.

Baca Juga:  Babinsa Kodim 0725/Sragen Giat Komsos, Ini Instruksinya Cegah Covid-19
Baca Juga:  Wujudkan Program Korbinmas Baharkam Polri, Dirbinmas PMJ Sambangi Ponpes Ini

Ipda budiman menjelaskan, penutupan jalan akan dilakukan di beberapa titik simpul, mulai dari arah Sawit kemudian dari arah wanayasa

“Kita minta warga kecamatan bojong yang berniat memasuki kecamatan Bojong agar ditangguhkan dulu terkecuali memang alasan yang sangat penting seperti meninggal dunia atau sakit,” jelasnya.

Selain penyekatan batas wilayah kota, wilayah dalam kota juga akan dilakukan hal serupa. Penyekatan ini untuk menekan masyarakat agar tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak.

“Kita juga akan lakukan razia terhadap warga yang keluar rumah tanpa ada alasan yang jelas, kita akan lakukan pemeriksaan STNK dan SIM sehingga kita berharap masyarakat tertib di rumah,” tuturnya.

“Kebijakan tersebut merupakan strategi pemerintah pusat dalam menekan meluasnya peningkatan kasus Covid-19,” imbuhnya.

“Kita berharap prov jawa barat juga melakukan koordinasi dengan kabupaten sekitar untuk memberikan sumbangsih guna menekan angka penularan,”

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0