Pemkot Manado Pusing Tujuh Keliling Atasi Sampah, Walikota Baru Tinjau TPA Sumompo

 488 total views

BEBERAPA bulan terakhir, persoalan sampah jadi perbincangan hangat, bukan saja warga Kota Manado tapi juga warga luar Kota Manado ikut berkomentar seputar buruknya pengelolaan sampah di Ibukota Provinsi Sulut.

Bahkan sempat viral jelang masa kampanye Pilkada Serentak 2020 lalu, Walikota Vicky Lumentut saat itu sempat dibuly dan diobok-obok para netizen terkait buruknya penanganan sampah di Kota Manado.

Pemerintah Kota (Pemkot) Manado saat itu dibuat kelimpungan mengatasi sampah yang meluber sana-sini. Apalagi di musim hujan, sampah ada di mana-mana membuat Pemkot pusing tujuh keliling.

Baca Juga:  Brigjen Pol Victor J Lasut Sambangi Walikota Manado, Bahas Masalah Klasik
Baca Juga:  Hari Ini, Kadisdik OKU Selatan Penuhi Panggilan Polisi Terkait Dugaan Kasus Ini...

Menyikapi hal itu, Walikota Manado yang baru, Andrei Angouw (AA) melihat langsung tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Sumompo, Kelurahan Sumompo, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Jumat (14/5/21).

Dalam peninjauan tersebut, Andrei Angouw menyaksikan langsung penanganannya di tempat yang biasa disebut warga Kilo Lima dan ini merupakan kunjungan yang kesekian kali pasca dilantik sebagai Walikota Manado.

Meski masih dalam suasana libur Lebaran dan Kenaikan Tuhan Yesus (Isa Almasih) tak menyurutkan niatnya untuk melihat kondisi terkini TPA Sumompo dan bagaimana proses penanganannya oleh dinas terkait.

Di kesempatan tersebut, Angouw sempat berbincang-bincang dengan operator excavator dan meminta mempercepat pembersihan sampah yang meluber hingga menutupi jalan.

Sementara sang operator meminta Walikota untuk menambah alat berat sejenis dozer untuk mendorongnya masuk ke dalam lokasi TPA.

Baca Juga:  Pemkab Klaten Siapkan Anggaran Proyek Pemeliharaan Jalan Jalur Evakuasi Merapi

Diketahui, kemarin TPA Sumompo ketambahan satu alat berat berupa excavator, pinjam pakai, hasil lobi Walikota dengan Pemprov Sulut.

AA memastikan, alat berat harus kerja terus agar tidak ada antrian kendaraan sampah sehingga kendaraan yang lain bisa langsung balik untuk mengangkut sampah di lokasi lain untuk dibuang di sini lagi.

Mantan Ketua Deprov Sulut itu mengatakan, jika satu saat nanti TPA Sumompo ini tidak lagi digunakan, akan ditutup dengan tanah subur dan kemudian ditanami pohon.

“Kalau sudah tidak dipakai, nanti kita akan anggarkan untuk di timbun dengan tanah subur dan ditanami pohon,” tukasnya.

Sementara, Wakil Walikota dr. Richard Sualang tampak mengunjungi lokasi rawan genangan air dan banjir di sejumlah titik. John-Sulut

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
2
+1
0
+1
0