Pemkab Luwu Timur dan PT. Vale Indonesia Evaluasi Program PKPM

 87 total views

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur bersama PT. Vale Indonesia menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait evaluasi pelaksanaan Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM) PT. Vale Indonesia.

Kegiatan yang dipimpin Bupati Luwu Timur, H. Budiman berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jum’at (21/5/21).

Terkait pelaksanaan program ini Bupati Luwu Timur, H. Budiman mengatakan, tidak ada satupun program yang sempurna, semua pasti punya permasalahan dan celah. Hal inilah yang perlu dievaluasi, termasuk melihat masalah dan kendala diseluruh kawasan yang ada.

Baca Juga:  Koramil 15 dan Polsek Andong Dukung Warga Budidaya Pisang Cavendish
Baca Juga:  Prestasi Membanggakan, Luwu Timur Raih 9 Kali Opini WTP

“Karena ini merupakan program bersama, kita tidak perlu saling tuding, kalau di sisi pemerintah ada kelalaian, maka pemerintah bersedia untuk memperbaiki. Begitupun sebaliknya, kalaupun di PT. Vale ada distorsi, mari kita sama sama benahi sebagaimana kesepakatan di rencana awal selama 5 tahun, apa yang harus kita bangun secara bersama sama di wilayah pemberdayaan,” ungkap Bupati.

Mengenai pelaksanaan Program PKPM PT. Vale, H. Budiman mengatakan, intinya program ini harus berdampak positif bagi masyarakat, sehingga betul betul manfaatnya bisa dirasakan bagi masyarakat.

“Saat ini telah terbentuk kluster-kluster yang berada 10 kawasan pemberdayaan PT. Vale sesuai dengan potensi yang ada di masing-masing kawasan. Kawasan ini saya minta agar bisa lebih memfokuskan diri dalam menyusun program sesuai potensi masing-masing,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Direktur Support and Site Services PT. Vale, Agus Superiadi, agar Program PKPM PT. Vale benar benar dapat bermanfaat dan efektif dan berdampak positif, terutama berperan dalam mengentaskan kemiskinan di daerah daerah terdampak akibat aktifitas tambang.

“Saya mewakili PT. Vale berharap agar dana CSR ini bisa dibuatkan program program yang prioritasnya bisa meneduh masyarakat yang belum beruntung, itu yang ada di benak kita pada saat kita membuat program,” ujarnya.

Menurutnya, PT. Vale punya keinginan besar agar suatu saat apabila aktivitas tambang sudah tidak beroperasi dapat berkontribusi yang bisa meninggalkan sesuatu yang bermanfaat.

“Maka dari itu program program perlu dievaluasi secara hal ini dimaksudkan untuk mencapai hasil yang optimal dalam setiap program yang dilaksanakan,” tambahnya.

Usai dibuka Bupati, acara dilanjutkan dengan pemaparan terkait 10 kawasan pengembangan PKPM PT. Vale yang terdapat di 4 kecamatan wilayah pemberdayaan PT. Vale oleh Ketua PKPM PT. Vale Indonesia, Senfry Oktavianus.

Sebelum menyudahi paparan yang disampaikan Ketua PKPM PT. Vale Indonesia dibuka kesempatan bagi peserta untuk bertanya dan menanggapi apa yang telah disampaikan.

Rakor bertema “Akselerasi dan Sinergitas Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM) Menuju Kawasan Perdesaan yang Mandiri dan Berdaya Saing” dengan General Manager Social Development Program PT. Vale Indonesia, Ardian Indra Putra.

Selain itu, turut hadir Kepala Dinas DPMD, Halsen, Tim Koordinasi Kabupaten PPM PKPM PT. Vale Indonesia, Camat dan Kepala Desa serta para pelaksana/pelalu PKPM Luwu Timur yang berada di lokasi pemberdayaan PT. Vale Indonesia. Askar – Luwu Timur

Komentar Anda
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0