Pemkab Gresik Raih Opini WTP ke 6, Bupati: “Pertahankan!”

 47 total views

UNTUK kali ke 6, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih Opini atas Laporan Keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau yang akrab disapa Gus Yani menerima Buku laporan tersebut dari Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Joko Agus Setyono di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo, Selasa (18/5/21).

Atas penerimaan WTP tersebut, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja baik, terutama dalam penyusunan laporan keuangan.

“Selain kepada para Kepala OPD, kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung kami sehingga kami bisa bekerja lebih baik. Kami berharap masyarakat untuk terus mendukung dalam bekerja. Kami yakin, bila masyarakat mendukung tentu kita akan bekerja lebih baik dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.” katanya.

Baca Juga:  BLT Dana Desa Diberikan Enam Kali, Warga Klaten Diharap Tetap Produktif
Baca Juga:  Rencana, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Adakan Ribuan Rapid Test

Kepada para Kepala OPD dan seluruh ASN yang bekerja di Pemkab Gresik, Gus Yani berpesan agar prestasi ini tetap dipertahankan.

“Jalinlah kerjasama yang baik antar OPD sehingga berbagai prestasi akan kita raih untuk menuju Gresik baru yang lebih baik,” ujar Gus Yani memberi semangat.

Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik Reza Pahlevi dalam keterangannya mengatatakan, Opini WTP yang didapat Kabupaten Gresik kali ini berdasarkan pemeriksaan BPK atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Gresik tahun anggaran 2020.

Adapun laporan yang telah diperiksa tersebut terdiri dari neraca tanggal 31 Desember 2020, laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan operasional, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.

Pemeriksaan ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan Pemkab Gresik dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, efektifitas system pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundangan.

“Intinya WTP ini didapat kerena laporan keuangan baik, sistem pengawasan juga baik dan taat pada peraturan perundangan,” papar Reza. SPR BN-Gr3sik

Komentar Anda
+1
0
+1
1
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0