Pedagang dan Pengunjung di Pasar Kejobong Masih Abaikan Prokes Covid, Alasan Mulai dari Lupa Sampai Susah Nafas Pakai Masker | Bhayangkara Nusantara

Pedagang dan Pengunjung di Pasar Kejobong Masih Abaikan Prokes Covid, Alasan Mulai dari Lupa Sampai Susah Nafas Pakai Masker

 434 total views

SEJUMLAH pedagang dan pengunjung Pasar Kejobong, Kabupaten Purbalingga masih ada yang mengabaikan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Pantauan bhayangkaranusantara.com Sabtu (21/11/20) di pasar tradisional tersebut, terlihat sejumlah pedagang dan pengunjung banyak yang tidak memakai masker. Padahal di pintu masuk pasar tertulis pengunjung maupun pedagang wajib memakai masker. Kemudian mereka umumnya tidak mencuci tangan.

Hari salah seorang pengujung pasar mengaku, dirinya tidak menggunakan masker karena lupa. “Saya lupa membawa masker karena terburu-buru,” kilah Hari.

Baca Juga:  Tak Maksimal dalam Tegakan Pelanggaran Pilkada, Bawaslu Kota Tomohon Dinilai Bekerja Setengah Hati
Baca Juga:  Keributan di Kakaskasen 1 Berakhir Damai, Dirwaster L-KPK Sulut: "Wartawan Membesar-besarkan"
Baca Juga:  Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Klaten Niatkan Lelah Jadi "Lillahi Ta'ala"

Sementara Yanti pedagang pasar hanya meletakkan masker di dagu dengan alasan bila terus menerus dipakai akan susah bernapas. “Kemana-mana selalu saya pakai, memang tidak dipakai untuk menutupi mulut dan hidung, hanya di dagu saja. Saya susah bernapas kalau terlalu lama menggunakannya,”kata Yanti.

Rasidan Wangsa Keling Imam Maliki membenarkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat dan berdisiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19 masih rendah. Apalagi banyak warga di pasar tidak memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun yang sudah disediakan.

“Harusnya lebih gencar lagi gugus Covid 19 bersosialisasi, agar masyarakat mematuhi protokol  kesehatan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Imam Maliki.

Baca Juga:  KTI Taruna Amanah Soroti Bansos Pangan Kabupaten Wajo Tahun 2019

Kota Purbalingga masuk Zona Merah, Maliki menyampaikan kurangnya kesadaran masyarakat menggunakan masker bukan hanya di pasar saja. Namun di sejumlah obyek wisata.

“Kita harapkan masyarakat mengerti jangan anggap sepele dan abaikan protokol kesehatan. Ini demi kebaikan kita semua,” tutupnya, Al Arif/Sigit – Purbalingga

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0