Pandemi C-19 Lumpuhkan Penerbangan Manado - Sangihe, Kadin Tawarkan Solusi | Bhayangkara Nusantara

Pandemi C-19 Lumpuhkan Penerbangan Manado – Sangihe, Kadin Tawarkan Solusi

 285 total views

TERHENTINYA jalur penerbangan Manado – Tahuna yang sudah cukup lama diduga karena maskapai penerbangan yang melayani jalur ini sering mengalami kerugian akibat kurangnya penumpang di tengah situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia

Lumpuhnya layanan penerbangan dari Kota Manado menuju Kota Tahuna di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina, dipastikan akan sangat berdampak pada terganggunya kelancaran tugas Pemerintah Kabupaten Sangihe, mengganggu kelancaran kepentingan masyarakat dan dunia usaha yang sangat membutuhkan jasa layanan pesawat terbang.

Tidak tersedianya layanan pesawat penumpang Manado – Tahuna juga dinilai sebagian pengusaha akan menjadi salah satu penyebab menurunnya minat investor asing untuk datang ke wilayah ini. Jika para pengusaha besar lokal maupun asing (investor) harus datang ke Sangihe dan di hadapkan dengan satu-satunya pilihan jasa tranportasi laut selama 8 jam pelayaran lewati cuaca yang terkadang sangat ekstrim, maka dapat dipastikan hanya investor nekat yang mau datang berinvestasi di Sangihe.

Baca Juga:  Walikota Tomohon Terima Audiensi BRI, Hibah CSR Dibahas

Menyikapi masalah ini, sejumlah kalangan masyarakat baik pengusaha maupun beberapa pejabat daerah mengungkapkan kepada bhayangkaranusantara.com bahwa kehadiran transportasi pesawat penumpang menjadi kebutuhan yang harus segera dipikirkan lagi secara bersama-sama, meski untuk sementara harus mensubsidi maskapai penerbangan agar tidak dirugikan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sangihe, Robby Korompis yang dimintai pendapatnya pada Selasa (27/10/20) mengatakan, Kadin Sangihe sangat memahami kondisi bangsa dan dunia yang sedang menghadapi pandemi Covid-19. Tapi dalam konteks kebangsaan yang sempat disampaikan Presiden Republik Indonesia bahwa khusus untuk pulau pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara negara tetangga akan mendapat prioritas.

Sehingga menurut Korompis, untuk penerbangan pesawat penumpang yang akan melayani jalur penerbangan Manado – Tahuna sebaiknya dilanjutkan lagi. “Bagaimana cara dan upaya agar pemerintah dapat menghadirkan maskapai penerbangan yang bernaung di bawah panji Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau dengan cara apapun juga, yang penting konektifitas hubungan transportasi antar pulau harus terus berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu menurut Korompis, masalah ini harus dibicarakan bersama oleh semua pemangku kepentingan di dalam satu meja dialog pada konteks sebagai beranda NKRI. Dalam konteks ini wajib dilanjutkan konektifitas antar pulau guna menjaga keutuhan bangsa ini.

Baca Juga:  Pastikan Bantuan Sembako Tersalur dengan Benar, Walikota Manado Pantau Langsung Proses Penyaluran

Memang kebijakan untuk mensubsidi maskapai penerbangan pada sementara waktu sampai jumlah penumpang pesawat menjadi stabil dan normal kembali dinilai sangat beralasan, mengingat dampak pandemi Covid 19 yang mengguncang sejumlah maskapai penerbangan .

“Jika kita mau menengok ke belakang pada pemerintahan dua periode sebelumnya, Pemkab Sangihe pun telah pernah mensubsidi maskapai penerbangan demi kepentingan pemerintahan bersama masyarakat, dan hal itu boleh dilakukan meski pada situasi normal non pandemi oleh dua mantan Bupati Sangihe,” tutupnya. Adrianto – Sangihe

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0