Optimalkan Program PAMSIMAS, KP-SPAMS dibekali Pelatihan Pengelolaan Kelembagaan

 234 total views

Bhayangkaranusantara.com,-Pelatihan Peningkatan Pengelolaan Keuangan dan Kelembagaan Kelompok Pengelola Sarana Prasarana Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAMS) Program Pamsimas Tahun 2021 resmi di buka oleh Kadis PUPR Syahmuddin saat mewakili Bupati Luwu Timur H Budiman di Hotel Lagaligo Malili, Senin (22/11/2021).

Pemerintah melalui berbagai program pembangunan, khususnya Program Penyediaan Air dan Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) berupaya secara serius untuk mewujudkan ” Air untuk semua” khusunya di wilayah-wilayah pedesaan yang belum terjangkau oleh layanan PDAM.

Baca Juga:  "Vlog di Rumah Aja" TP PKK dan DWP Bangkalan Diumumkan, Ini Kata Arumi Bachsin

Sebelumnya Panita melaporkan bahwa tujuan dari pelatihan ini di antaranya meningkatkan kinerja keberlanjutan pengelolaan SPAMS dalam aspek kelembagaan dan pengelolaan keuangan serta mengidentifikasi kondisi nyata keberfungsian sarana air minum dan penyebabnya.

Dalam kegiatan ini peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 70 Orang yang berasal dari 35 Desa yang terbagi dalam 2 kelompok masing- masing 35 Orang. Adapun Narasumbernya dari Dinas PUPR dan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Erwin.

Kadis PUPR Syahmuddin mengatakan untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja ( Key Performance Indicator, KPI) Program Pamsimas, baik secara Nasional maupun dilingkup provinsi serta kabupaten masing-masing.

Baca Juga:  Sutomo Jabir ST.MT Kedatangannya Disambut Baik Oleh Warga Kampung Pegat Batumbuk.

Salah satu Indikator Kinerja Program adalah KPI 3: yaitu prosentase sarana SPAMS yang dikelola dan dibiayai secara efektif oleh masyarakat sebesar 90 persen dari jumlah desa-desa yang mengimplementasikan Program Pamsimas.

Sebagai Informasi, Desa penerima program PAMSIMAS di Kabupaten Luwu Timur baik PAMSIMAS II dan PAMSIMAS III sebanyak 42 Desa dan terdapat 4 desa PAMSIMAS yang belum terkelola dengan baik dan efektif.

Kadis PUPR Syahmuddin berharap dengan SPAM yang sangat terbatas tentunya dapat di kelola secara cermat dan adil, arif dan bijaksana sehingga tidak terkesan untuk tidak membuang air dari sumbernya.

“Dari pencapaian target KPI 3 adalah 100% harapan kita untuk seluruh desa penerima Pamsimas mampu mengelola sarana SPAM dengan efektif dan menyediakan pembiayaan secara swadaya sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi keluarga kita” ujarnya

Hadirnya SPAM ini karena masih ada beberapa tempat seperti daerah terpencil yang jauh dari sumber PDAM dan di support melalui program pamsimas tersebut.

Terakhir, Kadis syahmuddin mengharapkan melalui pelatihan ini, KP-SPAMS dapat memahami isu-isu keberlanjutan di desa masing-masing, dan memiliki komitmen yang lebih baik dan mampu meningkatkan kemampuan dalam menyusun rencana kerja. (wi/hms).

Komentar Anda
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0