Mingkid, Carlo Tewu Sosok Yang Paling Tepat Untuk Sulut1 “Bersih” Dan Anti Korupsi

Bhayangkara Nusantara Bhayangkara Nusantara Bhayangkara Nusantara

Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 kini didepan mata. Lalu siapa-siapa saja figur yang bakal tampil di Pilkada serentak nanti, terendus kabar ada sejumlah nama yang digadang-gadang maju, baik sebagai Calon Bupati, Walikota maupun Gubernur salah-satunya adalah sosok yang sudah tidak asing lagi dimata publik Sulawesi Utara.

Dia tidak lain adalah, mantan Kapolda Sulut tahun 2010-2012, eks Penjabat Gubernur Sulawesi Barat dan saat ini tengah mengemban jabatan sebagai Deputi Bidang Hukum dan Perundang-Undangan di Kementerian BUMN sejak 4 Februari 2022 berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 33/TPA Tahun 2020 tanggal 30 Januari 2020.

Bisa disebut beliau memiliki segudang pengalaman saat bertugas di institusi Kepolisian dengan menorehkan sejumlah prestasi yang terbilang mumpuni, dia juga sukses dan berhasil meramu stabilitas di perhelatan lima tahunan yakni pemilihan gubernur Sulawesi Barat berlangsung aman, lancar dan kodusif. Carlo Brix Tewu dilantik oleh Mendagri Cahyo Kumolo sebagai Penjabat Gubernur pada 30 Desember 2016 – 12 Mei 2017.

Lalu bagaimana komentar warga tentang figur yang satu ini yang dikabarkan maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) Sulut lewat Partai Golkar dan didukung oleh sejumlah Partai misalnya, Partai Gerinda, Nasdem dan PSI, kabar terakhir Perindo juga ikut bergabung dalam koalisi tersebut, antara lain datang dari seorang tokoh yang cukup dikenal sebut saja Erick Mingkid.

Kepada media ini, Rabu, (24/4) Erick Mingkid mengatakan, Sulut kedepan harus berada ditangan orang yang berintegritas “bersih” dan anti korupsi. Hal tersebut sesuai Legacy  Presiden Joko Widodo dan Pernyataan Presiden Terpilih Prabowo Subianto “Bahwa beliau tidak akan berkompromi dengan yang namanya Korupsi”, sebut Mingkid, mantan ketua KPU Minahasa tahun 1999.

Baca Juga:  Fachrul Rasi: Komite I DPD RI Terus Perjuangkan Tenaga Honorer Diangkat PPPK

Lebih lanjut Erick mengatakan, berintegritas tidak lain adalah konsisten antara ucapan, perbuatan maupun tindakan didalam kehidupannya sehari-hari. Orang yang memiliki integritas biasanya berpikir terlebih dahulu sebelum berucap, sehingga perilaku dan tindakannya sesuai dengan apa yang diucapkan, dan selalu berpikir positif,” kata Erick, Ketua lembaga bantuan hukum Smanto Makapetor Siouw.

Dan hal itu kata Erick tidak berbeda jauh dengan sepenggal kata yang sarat makna dan memiliki arti yang sangat dalam bagi setiap orang yang pingin tampil sebagai pemimpin daerah harus  bersih dari perbuatan menyimpang dan tercela. Kemudian Kata bersih sangat luas cakupannya antara lain, bersih hati, perkataan, perbuatan dan lingkungan  tentunya,” jelasnya.

Dia juga harus memiliki niat yang tulus serta keteguhan diri agar tidak mudah goyah dalam situasi apa pun, bersih dalam perkataan,  menjaga lisan dari ucapan yang dapat melukai orang lain, tertib, patuh serta tunduk pada semua aturan hukum yang berlaku di negara ini,” kata dia.

Berdasarkan pengamatan saya, konfigurasi nama-nama Bakal Cagub yang saat ini bermunculan diranah publik, Pak Carlo Tewu sosok yang paling pas, beliau berbeda dengan yang lain, hal ini dapat dilihat dari berbagai Pengalaman, track record dan backgroundnya benar-benar “paripurna,” aku, Erick.

Beliau begitu menguasai peta perpolitikan Sulawesi Utara itu karena Pak Carlo Tewu pernah menjabat Kapolda Sulut sehingga paham benar tentang bagaimana memajukan Sulawesi Utara kedepan lewat program-program yang pro rakyat, termasuk pembenahan birokrasi politik pemerintahan yang bertujuan memberi kemudahan birokrasi untuk mempermudah masuknya investasi baik luar negeri maupun dalam negeri,” sambungnya.

Juga tentang bagaimana memperjuangkan nasib rakyat kecil yang justru terzolomi hak kepemilikan tanah mereka karena terindikasi, birokrasi dan atau oknum kepala daerah, diduga lebih berpihak kepada oknum-oknum “Mafia Tanah, bahkan lebih khusus tentang begitu maraknya bermunculan kasus korupsi yang mendasar dari para birokrat dibeberapa daerah kabupaten kota di Sulawesi Utara,” ujar Erick.

Baca Juga:  Dubes RI untuk Irak Suport Program Perwakilan SPRI di Timur Tengah

Lanjutnya, jika berbicara tentang peluang menjadi bakal calon Gubernur sangat terbuka lebar, itu karena beliau telah menjalin komunikasi politik dengan beberapa pimpinan partai, baik Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, PSI yang nota bene partai-partai ini bakal berkoalisi untuk memenuhi syarat dalam mengusung Calon Gubernur yang tertuju pada satu nama yakni, Carlo Brix Tewu,” imbuhnya.

Selain itu Irjen Pol. Purn. Carlo Brix Tewu kata lelaki yang akrab disapa Erick, beliau merupakan sosok yang dinilai mampu menemukan dan  memecahkan setiap masaalah dengan baik (problem solving) dan acap kali tampil sebagai agen perubahan (agent of change).

Agen perubahan berfungsi mempengaruhi sasaran perubahan dan mengambil keputusan yang tepat, sesuai yang dikehendaki. Sementara itu kata dia, Carlo Tewu dikenal sebagai sosok yang humble atau rendah hati, suka berbagi, membantu dan menolong sesama pendek kata, semua yang saya sebut tadi menjadi ciri khas dikeseharian hidupnya ,” ungkap Erick.

Dibagian lain Erick menambahkan, saya tidak suka ngarang-ngarang cerita,  kalau seseorang yang saya sebut baik hati, itu benar. Saya berbicara sesuai fakta dan tidak mau berucap tentang sesuatu yang tidak benar.
Beliau punya Integritas dan memiliki Mental yang tangguh serta bermoral yang bisa dijamin,” tandas,” Erick, pengamat politik dan hukum dan seorang Advokat/lawyer. (John-Sulut)

Komentar Anda